Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 11 September 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Sejarah pendidikan Kedokteran di Malang tak lepas dari peran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA). Dimana keduanya merupakan  Institusi pendidikan Kedokteran dan Instansi  Pelayanan Kesehatan dan  telah bekerjasama dalam mencetak lulusan dokter umum, dokter spesialis maupun tenaga kesehatan yang tersebar diseluruh pelosok negeri.

Akan tetapi dalam kerjasama yang selama ini dilakukan mungkin masih ada beberapa hal yang perlu dipelajari dan diperbaiki kembali. Oleh karena itu berkat kesadaran dan keinginan dari para pimpinan antar 2 instansi ini akhirnya pada tanggal (9-10/10) kemarin pihak FKUB dan RSSA mencoba duduk bareng dan bertukar informasi tentang hal-hal yang menyangkut sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan antar keduanya.

Kegiatan yang  difasilitasi oleh Badan Koordinasi Pendidikan (Bakordik) RSSA –FKUB dilaksanakan pada Rabu – Kamis (9-10/9) di Keraton Ball room, Tugu Hotel Malang. Dengan dihadiri oleh Dekan beserta para wakil dekan, Direktur beserta para wakil direktur, Kepala Tata Usaha beserta para Kasubbag di FKUB, Para pejabat struktural dan fungsional RSSA serta beberapa staf penunjang lainnya.

Dekan FKUB Dr. dr. Sri Andarini, MKes dalam sambutannya menyampaikan, saya sangat gembira dengan adanya Lokakarya ini yang lancar. Kita disini akhirnya sepakat bahwa mutu pendidikan berdampak pada pelayanan yang baik begitu pula sebaliknya. Dengan demikian telah ada upaya sinkronisasi dan harmonisasi yang tidak hanya diatas kertas yang selama ini memang banyak kendala, tetapi dengan adanya kegiatan ini dapat terselesaikan dan menemukan solusinya.

Menanggapi hal tersebut Direktur RSSA dr. Budi Rahayu, MPH dalam sambutannya juga mengatakan, rasa lega akhirnya telah muncul suatu sinkronisasi yang selama ini belum terselesaikan. Selama ini masih banyak sekali permasalahan yang belum diselesaikan akan tetapi dengan adanya keterbukaan dan sharing seperti ini akan berimbas pada hubungan baik antara FKUB dan RSSA, sehingga upaya kita dalam mendidik  tenaga kesehatan dan melayani pasien dapat optimal. (An4nk/Humas-FKUB)