Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 21 Agustus 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Kamis (20/8), Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Mochammad Bisri, MS berkesempatan memimpin prosesi “Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu II  FKUB – RSSA” yang direncanakan setinggi 8 Lantai di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Dalam prosesi tersebut Rektor UB hadir dengan didampingi oleh Direktur RSSA beserta Wakil Direktur, Para Wakil Dekan (I dan III) serta para Pejabat dan Pimpinan Struktural dilingkungan FKUB dan RSSA.

Mewakili Dekan, Dr.dr.Loeki Enggar Fitri, M.Kes, SpPark selaku Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan FKUB mengatakan, Pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu FKUB -RSSA yang bertempat di RSSA ini direncanakan akan dibangun setinggi 8 lantai dan diharapkan akan selesai sesuai dengan kontrak pekerjaan batas maksimal pembangunan pada tanggal 27 Desember 2015 nanti, terangnya.

Selanjutnya mantan Sekretaris Prodi Magister Ilmu Biomedik ini berharap, dengan rencana pembangunan sekitar 3 bulan ini mudah-mudahan pada tahun pertama ini pembangunan struktur gedung kita dapat selesai tepat waktu, kemudian kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kontraktor  PT. Panca Kartika Jaya, konsultan pengawas sebagai mitra kerja dan juga seluruh tim pembimbing teknis baik dari FKUB maupun RSSA atas kerjasamanya.

Memang pembangunan gedung ini tujuannya adalah untuk menfasilitasi terutama pendidikan dan juga pelayanan yang akan dilakukan oleh pihak FKUB dan RSSA, sehingga kami sangat berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan nantinya tidak ada hambatan dan kendala apapun, katanya.

Selain itu, Ia juga berharap bantuan dari tim pembimbing teknis yang ada di RSSA dikarenakan lokasi pembangunan di RSSA yang jaraknya cukup jauh dari pengawasan tim FKUB sedangkan tim UB juga akan melaksanakan pengawasan secara berkala, ungkapnya.

Sementara itu Direktur RSSA, dr. Budi Rahaju, MPH juga menambahkan, pembangunan gedung ini adalah suatu impian bersama antara FKUB dan RSSA yang akhirnya dapat terwujud. Hari ini kita akan bersama-sama menyaksikan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Gedung Pendidikan Terpadu II ini.

Disamping itu karena letak lokasi lahan yang akan dibangun gedung ini berdekatan dengan ruang perawatan pasien, tentunya sesuai dengan standart akreditasi RSSA menjadi paripurna maka kami juga mengedepankan pelayanan,  kenyamanan dan keselamatan pasien.

RSSA pertama kalinya di Indonesia mendapatkan kepercayaan dari komite nasional dalam memperoleh akreditasi dari pemerintah untuk itu perlu sekali untuk menjaga dan  memperbaiki kualitas pelayanan terhadap pasien. Kami juga mohon maaf apabila kita harus sama-sama berkomitmen untuk menyelesaikan bangunan yang berkualitas dan tepat waktu serta tidak mengganggu pelayanan kesehatan serta kenyamanan pasien di RSSA.

Sebagai penutup Rektor UB dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan gedung pendidikan terpadu ini  akhirnya dapat dilaksanakan mudah –mudahan tepat waktu dan tepat kualitas sehingga tidak terjadi keterlambatan pembangunan, tegasnya.

Kita sama-sama berharap pihak kontraktor dapat mengerjakannya dengan baik, pembangunan gedung di RSSA ini merupakan kerjasama membangun asset negara. UB milik negara begitu pula dengan RSSA juga milik negara kita punya anggaran untuk membangun asset negara. Kami berharap kedepan kerjasama ini terus kita jalin, karena kami merasakan kalau tidak ada kerjasama RSSA maka proses pendidikan di FKUB juga tidak dapat berjalan dengan maksimal.

Pemanfaatan pembangunan dalam kerjasama antar instansi ini sangat menguntungkan apabila asset negara ini dikelola dengan baik dan sinergis pemanfaatannya, harapnya. (An4nk – HumasFKUB)