Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 25 April 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

foto_ppds_rektoratSebanyak 63 calon mahasiswa baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) diterima secara resmi oleh Rektor pada Selasa (17/4) di Ruang Jamuan Gedung Rektorat Lantai 6, Universitas Brawijaya (UB).
Dalam kesempatan tersebut  Rektor didampingi Pembantu Rektor I UB, Wakil Direktur RSSA, Dekan FKUB, , Pembantu Dekan I, Pembantu Dekan III, Ketua TKP dan Sekretaris PPDS Para Kepala Laborium, Para Ketua Jurusan, Kepala Program Studi serta Para Kasubbag dilingkungan FKUB.

dr. Arief Iskandar NAD, SpRAd. (K), (Ketua TKP PPDS-1) dalam laporannya menjelaskan, sebanyak 63 mahasiswa baru Program Pendidikan Dokter Spesialis I (PPDS I) ini merupakan dokter umum dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia, yang telah berstatus sebagai pegawai negeri sipil maupun post-PTT yang terdiri dari 16  program studi antara lain:1). Obstetri & Ginekologi  (6 orang), 2). Ilmu Penyakit Dalam (8 orang), 3). Ilmu Kesehatan Anak sebanyak (6 orang), 4).  Ilmu Bedah (5 orang), 5).  Orthopaedi & Traumatologi (2 orang), 6). Ilmu Kesehatan Mata (4 orang), 7). Ilmu Kesehatan THT  (2 orang), 8). Patologi Klinik (4 orang), 9). Ilmu Kedokteran Emergensi  (3 orang), 10). Ilmu Penyakit Paru (6 orang), 11). Neurologi (4 orang), 12). Kardiologi & Kedokteran Vaskuler (5 orang), 14). Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin (3 orang), 15). Anestesiologi  (3 orang), dan 16). Urologi ( 3 orang).

Pada periode ini, jumlah mahasiswa baru PPDS FK terbanyak merupakan alumni UB sebanyak 34 orang, Universitas Indonesia (1 orang), Universitas Airlangga (3 orang), Universitas Diponegoro (2 orang), Universitas Gadjah Mada (1 orang), Universitas Lambung Mangkurat (5 orang), Universitas Syah Kuala (1 orang), Universitas Mataram (1 orang), Universitas Udayana (1 orang), Universitas Hang Tuah (2 orang), Universitas Islam Indonesia (1 orang), Universitas Kristen Indonesia (1 orang), Universitas Kristen Krida Wacana (1 orang), Universitas Kristen Maranatha (1 orang), Universitas Pelita Harapan (2 orang), Universitas Pembangunan Nasional (3 orang), Universitas Yarsi (1 orang) dan Universitas Muhammadiyah Malang (1 orang). Para calon mahasiswa baru tersebut juga berasal dari tiga jalur, yaitu jalur mandiri sebanyak 42 orang, utusan daerah/ TNI/POLRI sebanyak 9 orang dan penerima Beasiswa Kemenkes sebanyak 12 orang.

Para calon mahasiswa baru ini telah melewati seleksi yang dilakukan oleh Tim Koordinasi Pelaksanaan PPDS selama bulan Maret hingga April 2012, meliputi tes kemampuan akademik dan program studi, TOEFL dan MMPI, “imbuhnya”.

Dalam sambutannya, Dekan Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA mengharapkan agar para calon dokter spesialis dapat memanfaatkan fasilitas yang ada dan membaktikan dirinya kepada masyarakat sesuai sumpah yang telah diambil. Selain itu, mereka juga diharap mampu mengembangkan pendidikan, menjaga etika dan mengikuti semua aturan yang ada di RSUD dr. Saiful Anwar maupun FK-UB.

Selain itu, Wakil Direktur RSUD Dr. Saiful Anwar, Dr. dr. Budi Siswanto, Sp.OG dalam sambutannya berharap bahwa para calon dokter spesialis kelak membantu rumah sakit dalam hal pengabdian kepada masyarakat, namun juga membantu mengurangi biaya rumah sakit yang dibebankan kepada pasien. Salah satunya dengan mengurangi pemeriksaan kepada pasien berkali-kali. Secara khusus Ia menyatakan keprihatinan atas pembengkakan biaya pemeriksaan pasien yang melebihi standar yang diterapkan.

Sedangkan Rektor UB, Prof. Dr. Ir Yogi Sugito dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para calon mahasiswa baru dan berharap agar dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan sebaik mungkin. Disamping itu, Rektor juga berharap agar FK tidak hanya mampu mencetak lulusan berskala nasional saja karena sudah saatnya FKUB memberanikan diri melangkah ke sistem pendidikan bagi dokter spesialis secara Internasional, dengan mempromosikan PPDS ini secara Internasional, maka UB akan sangat terbantu untuk fokus dalam pemeringkatan secara Internasional pula, karena beberapa program studi sudah mampu mendapat akreditasi secara Internasional, “harapnya”.

UB saat ini sudah mendapat beberapa penghargaan dari beberapa penilain tentang sistem Manajemen, Akademik, serta Prestasi-prestasinya sehingga UB mampu bersaing menjadi tiga besar Perguruan Tinggi di Indonesia, “tegasnya”.  Untuk mendukung Internasionalisasi PPDS tentunya hal ini harus ada program-program yang lebih tinggi serta kerjasama – kerjasama yang didukung dengan pemanfaatan kecanggihan sistem berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Untuk pelaksanaannya kita bisa langsung mengaplikasikannya dalam kegiatan perkuliahan diantaranya dengan pemanfaatan  blog dan alamat email  milik kita “ub.ac.id”, hal ini juga sangat membantu untuk lebih meningkatkan pemeringkatan kita dalam Webometrics, “tegasnya”.  “Semoga fakultas kedokteran juga bisa mencetak prestasi internasional di bidang pengajaran,” ujarnya saat mengakhiri pidatonya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengucapan Sumpah dan Janji peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis di Ruang Auditorium Lantai 6, FK-UB yang dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing calon mahasiswa baru beserta keluarganya. (Ang)