Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 28 Pebruari 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

rapatpleno1Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), akhirnya bisa bernafas lega setelah penyusunan  Rencana  Strategis (Renstra) fakultas yang digodok dalam beberapa  sesi rapat kerja tim penyusun renstra ini telah disahkan  oleh Dekan pada Rabu  kemarin (26/2).  Renstra yang telah disusun sejak pertengahan  tahun 2013 lalu kini sudah bisa dijadikan pedoman dan dasar kerja bagi sivitas akademika  FKUB selama periode 2014 – 2018.

Dekan FKUB, Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama tim penyusun yang telah bekerja ekstra dan sangat detail. Hal ini sangat membantu kami untuk menentukan kebijakan fakultas sebagai langkah lanjutan terhadap segala pembahasan serta target renstra yang akan kita laksanakan. Selain itu Ia berharap setelah hasil renstra disahkan, maka apa yang sudah disusun ini dapat di aplikasikan, harapnya.

Pada kesempatan yang sama Prof. Dr. dr. Achmat Rudijanto, SpPD, KEMD menambahkan, kami tim penyusun ini sudah melaksanakan pertemuan selama 3 kali yakni di Hotel Singhasari, Hotel Harris dan terakhir Hotel Savana beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, sebagai fakultas yang akan selalu berkembang sebenarnya kita memiliki aset SDM berupa tenaga-tenaga muda yang akan sangat terlibat secara penuh. Karena tenaga dan pikiran mereka sangat kita butuhkan untuk mencapai renstra yang sudah kita susun.
Kemudian beberapa hal terkait dengan tantangan internal kedokteran seperti program BPJS yang nantinya akan berimbas pada berbagai tingkatan. Salah satunya saat ini kita masih fokus pada ujung profesi (dokter) sementara itu tantangan lain terkait dengan renstra UB  yang mengacu pada internasionalisasi kampus menuju Word Class University (WCU), tentunya hal tersebut bukan hal yang mudah dan tetap ada proses-proses dalam perkembangannya.

Untuk kampus yang berkonteks WCU riset menjadi suatu dasar tentang apa yang telah dicapai, sebagai hasil riset yang belum link dengan pendidikan yang masih berpacuan pada setting research, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, paradigma pendidikan saat ini setelah diamati mahasiswa masih berhak menentukan mata kuliah pilihan yang dikehedaki. Dari hal tersebut focus kita masih belum jelas apakah nantinya lulusan kita menjadi soerang dokter (profesi), peneliti atau masuk ke akademisi. Sehubungan dengan hal itu dengan adanya renstra yang sudah tersusun dari beberapa dasar pemikiran maka renstra kita buat sedikit berbeda dengan yang awalnya terpavui dengan visi, misi dan tujuan maka kita ubah dengan visi, misi, sasaran, tujuan serta indicator atau dengan reorganisasi apabila diperlukan. Dengan demikian kita dapat mengukur seberapa besar capaian atau target kita sehingga kita bisa bersama-sama menjadikan fakultas ini sesuai dengan harapan semua. (An4nk)

rapatpleno2