Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 2 April 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Berkat dukungan, upaya, semangat dan kerja keras dari seluruh tim penyusun borang akreditasi yang telah mempersiapkan seluruh berkas borang bagi Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), saat ini kita boleh tersenyum puas, hal tersebut disampaikan oleh Dekan FKUB, Dr. dr. Sri Andarini, MKes dalam wawancara disela-sela kesibukannya.

Saya sangat bersyukur segala upaya dan kerja keras ini membuahkan hasil yang baik untuk 4 tahun kedepan setelah di umumkannya bahwa akreditasi pendidikan dokter FKUB kembali meraih akreditasi “A”, ungkap Mantan Pembantu Dekan I FKUB ini.

Berdasarkan SK nomor 486/SK/BAN-PT/Akred/PD/XII/2014 program studi ini mampu memperoleh akreditasi A dan membuktikan diri dapat bersaing di dunia pendidikan Kedokteran di Indonesia.

Pada tahun 2013 lalu borang yang telah kita susun sebenarnya telah kami serahkan ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN –PT) akan tetapi dikarenakan adanya perubahan tim assessor pelaksana institusi kesehatan dari BAN – PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT Kes) maka kami harus menyusun kembali borang yang telah diserahkan untuk segera disusun sesuai dengan peraturan yang berlaku di LAM PT-KES dan hal tersebut tentunya membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Perbedaan penilaian dari kedua badan akreditasi perguruan tinggi tingkat nasional ini ada beberapa diantaranya : BAN PT menilai dari bidang penunjang akademik saja (sampai tingkat Sarjana (S. Ked)  saja, akan tetapi kalau LAM PTKES menilai dari bidang akademik, pendidikan profesi sampai dengan tinjauan langsung ke Rumah Sakit Pendidikan Utama, RS Jejaring, Puskesmas pendukung, Laboratorium, Departemen Ilmu Kedokteran sampai dengan fasilitas-fasilitas penunjang akademik dan non akademik, terangnya.

Menurutnya, saat di akreditasi oleh LAM-PTKes para assessor langsung terjun ke lapangan untuk mengetahui secara dekat dan langsung berkomunikasi dengan para staf penunjang akademik (dosen dan Administrasi), Para mahasiswa coass di rumah sakit, para alumni dan para stake holder untuk memperkuat data dan validasi data yang sudah diserahkan sebelumnya.

Akreditasi PSPD dilaksanakan pada Bulan Desember 2014 lalu, dilaksanakan selama 4 hari dan secara berurutan para assessor menilai dan meninjau langsung semua Sarpras dan Wahana penunjang akademik di FKUB.

Untuk mencapai kompetensi dokter kami juga harus mempunyai kerjasama dengan seluruh elemen pelayanan kesehatan masyarakat, dimana saat akreditasi berlangsung kami  juga melibatkan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Saiful Anwar Malang (RS Pendidikan Utama), RS. Wlingi Blitar(RS. Jejaring) dan Puskesmas DAU dimana peran serta dan kerjasama kami yang baik  ini sangat vital bagi kemajuan institusi kami, katanya.

Ditanyakan mengenai target kedepan, Dekan yang baru dilantik pada 2 Februari 2015 lalu ini mengatakan, ingin segera mengembangkan kerjasama dan meningkatkan standar pendidikan kearah akreditasi Internasional melalui Asean University Network – Quality Assurance (AUN-QA) sehingga diharapkan prodi kami akan berkembang dan dikenal di tingkat Asia.

Berbicara masalah peran alumni dalam mengembangkan dan membawa nama baik PSPD –FKUB, Ibu yang akrab disapa dr. Rini ini berpendapat bahwa, alumni merupakan hal yang sangat penting bagi kemajuan institusi kami, kiprah alumni FKUB dari sejak awal terbentuknya Sekolah Tinggi Kedokteran Malang (STKM) sampai dengan menjadi Fakultas Kedokteran UB ini sangat baik sekali.

Salah satunya beberapa waktu yang lalu melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Wings Food, dimana alumni kita memberikan hibah sebuah unit mobil mini bus Katarak yang didesain sedemikian rupa sehingga dapat dipergunakan para dokter yang termasuk alumni kita untuk melaksanakan pengandian masyrakat dalam operasi katarak bagi mayrakat didesa tertinggal, sedangkan beberapa waktu yang lalu juga para alumni sempat mengumpulkan uang tunai sebesar Rp. 100 juta yang diserahkan ke Rektor UB untuk membantu adik – adik mahasiswa yang kurang beruntung untuk tetap dapat melanjutkan pendidikan dan cita-citanya menjadi seorang dokter.

Pada akhirnya saya berharap, kedepan Fakultas ini mampu berdaya saing dengan mempergunakan dan mengembangkan ilmu teknologi dalam hal persuratan dan lain – lain, selain itu segera diselesaikannya penyusunan standar akreditasi Internasional AUN – QA sehingga upaya internasionalisasi segera terwujud dan pengembangan SDM dan Staf melalui studi lanjut baik didalam maupun luar negeri, tegasnya. (An4nk)