Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 8 Pebruari 2017 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2007 menyebutkan, bahwa prevalensi kanker di Indonesia adalah 430 per 100.000 penduduk. Data dari Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) melaporkan bahwa pada tahun 2005 terdapat 7 juta kematian dari 11 juta orang yang terdiagnosis kanker (CFR (63,63%).

Salah satu jenis kanker yang juga mengalami peningkatan adalah Leukemia. Kanker tersebut ditandai dengan penimbunan sel darah putih abnormal dalam sumsum tulang dan paling banyak di jumpai pada anak-anak yaitu sekitar 30-40% dari seluruh kanker pada anak dan angka kejadian tertinggi terjadi pada penderita dengan usia antara 3-6 tahun. Leukemia yang terjadi pada umumnya leukemia akut, yaitu Acute Limfoblastic Leukemia (ALL) dan Acute Mieloblastic Leukemia (AML). Lebihkurang 80% leukemia akutpadaanakadalah ALL dansisanyasebagianbesar AML (Rudolph, 2007).

Melihat tingginya potensi dan peningkatan Leukemia di Indonesia, Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran (PSDIK) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan “Pelatihan Penanganan Sampel Dan Interpretasi Phenotyping untuk Diagnosis Leukemia Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Tenaga Medis Pada Layanan Kesehatan Di JawaTimur” .

Pelatihan dibagi dua tahap, tahap pertama targetnya para analis medis pada Rabu(25/1/17), serta tahap kedua telah dilaksanakan 1 Februari 2017, dengan target para praktisi medis, yaitu dokter umum danspesialis.

Agustina Tri Endharti, SSi. Ph.DselakuKetuapelaksanaPenmas PSDIK – FKUB mengatakan, tujuan  diadakannya kegiatan penmas ini adalah memberikan pelatihan tentang penanganan sampel dan interpretasi hasil phenotyping untuk diagnosis Leukemia dengan flow cytometry dalam upaya peningkatan kualitas tenaga medis pada pelayanan kesehatan.

Disamping itu, Dosen Pengajar di FKUB ini menambahkan, kami ingin berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan(Dokter Umum dan Spesialis)tentang interpretasi hasil phenotyping untuk diagnosis Leukimia, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat memberikan peluang kerjasama dengan rumahsakit daerah, ungkapnya

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran (PSDIK) FKUB, Prof. Dr. dr. Kusworini, M. Kes, SpPK menjelaskan, Program Studi pendidikan Doktor Ilmu Kedokteran (PSDIK) Fakultas Kedokteran UB berinisiatif untuk memberikan kontribusi dalam membantu mengatasi masalah deteksi sel kanker terutama untuk wilayahJawaTimur.

PSDIK bekerjasama dengan Laboratorium Biomedik FKUB (LSB FKUB) mengadakan pengabdian masyarakat berupapelatihan penanganan sampel phenotyping sel kanker bagi teknisi untuk mendeteksi leukemia menggunakan Flowsitometer.

Diharapkan melalui kegiatan pemberian pelatihan kepada tenaga medis diharapkan dapat membantu meningkatkan peningkatan kompetensi dalam memberikan pelayanan yang standart. Standar ini berisi kompetensi personel yang terlibat pada pemeriksaan di laboratorium medik, fasilitas beserta peralatan, reagen dan perlengkapan, faktor pra-pemeriksaan, pemeriksaan, pertimbangan jaminan mutu, dan faktor pasca-pemeriksaan.

Hadir sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut pada 25 Januari 2017 yaitu dr.Maimun ZA,SpPK dengan materi “Penanganan sampel leukemia (pengambilan-pengiriman) dan  I Ketut Suprayogi, Amd (BD) dengan materi “Tehnik pengambilan sampel plebotomi”.

Sedangkan pada tanggal 1 Februari hadir sebagai pembicara yaitu Agustina Tri Endharti, Ph.D (FKUB) dengan materi “Basic Flowcytometry kaitannya dengan Immunophenotyping”, dr.Maimun Z A, MKes.SpPK dengan materi “Kasus Leukemia di RSSA” , Dr.dr.Yetti Hernaningsih, Sp.PK  (RSUD dr.Sutomo Surabaya) dan BD dengan materi Leukimia BD OneFlow dan aplikasi Diagnostik Klinik. (An4nk-HumasFKUB)