Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 2 Juni 2016 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Pelaksanaan Ujian saringan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 dilakasanakan serentak oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia yang dilaksanakan pada Selasa (31/5/16). Akan tetapi kali ini panitia SBMPTN Pusat melaksanakan uji coba ujian dengan menggunakan sistem Cyber Based Test (CBT).

Kali ini pihak Universitas Brawijaya (UB) mempercayakan sepenuhnya kepada Lab. TIK – FKUB yang bertempat di Gedung A GPP lantai I ini  sebagai tuan rumah penyelenggaraan  Ujian CBT SBMPTN 2016,  dikarenakan semenjak 6 tahun dilaksanakannya Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) maupun Uji kompetensi bidang kesehatan lainnya dengan sistem online serentak di Fakultas Kedokteran di Indonesia.  Tim TIK – FKUB telah memiliki cukup banyak pengalaman dan melaksanakan proses ujian CBT tersebut dengan baik.

Dalam pelaksaan Ujian CBT – SMBPTN 2016,  Pihak TIK- FKUB mempersiapkan 4 ruangan dengan total jumlah perangkat komputer sebanyak 160 buah dan masing – masing ruang tersebut memiliki kuota tergantung dengan besar kecilnya daya tampung peserta pada masing – masing ruangan tersebut serta mengantisipasi padamnya aliran listrik dengan mesin Genset .

Reza salah satu peserta calon mahasiswa yang berasal dari Sumenep Madura,  ikut serta dalam ujian SMBPTN 2016 ini mengaku nervous saat akan melakukan ujian CBT. Setahu saya biasanya dilaksanakan dalam bentuk paper based test (mengisi lembar jawaban dalam bentuk kertas soal dan jawaban), tuturnya.

Dia belum pernah mengetahui apakah sistem CBT yang dilaksanakan tidak jauh berbeda dengan mengisi LJK yang sudah biasa ia kerjakan sebelumnya, jelasnya saat diwawancarai Staf Humas FKUB.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama turut hadir 3 Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri di Malang  untuk memantau dan melaksanakan monitoring evaluasi (monev) diantaranya: Rektor Universitas Brawijaya (UB), Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang (UM), Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim beserta para jajarannya.

Rombongan tersebut rencananya tidak hanya meninjau di satu lokasi saja, akan tetapi berkumpul terlebih di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sebagai lokasi pertama dan bersama – sama meninjau lokasi pelaksanaan ujian SBMPTN 2016 di beberapa tempat seperti UIN Maulana Malik Ibrahim, SMA Negeri 5 Malang dan diakhiri di Universitas Negeri Malang.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Panitia Lokal SBMPTN 2016 Rayon Malang di Universitas Negeri Malang (UM),  jumlah total peserta pada pelaksanaan SBMPTN tahun 2016 tercatat sebanyak 34.422 peserta yang mengikuti ujian ini dengan rincian:  14.945 peserta Saintek, 15.680 peserta Soshum dan 3.797 peserta campuran.

Dari keseluruhan pendaftar ujian terdapat 9 (sembilan) peserta disabilitas dengan sebaran sebagai berikut 4 (empat) orang pada kelompok Saintek, 3 (tiga) orang kelompok Soshum dan 2 (dua) peserta kelompok ujian campuran.

Di sela- sela monitoring dan evaluasi Ketiga Pimpinan PTN di Malang ini juga menyempatkan melakukan wawancara dan konferensi pers dengan rekan – rekan wartawan dari media cetak dan elektronik. (An4nk- Humas FKUB)