Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 25 Agustus 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

pengucpan sumpah dietisienSabtu (16/7) Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Dr. dr. Karyono Mintaroerm, SpPA berkesempatan memimpin acara Pengucapan  Sumpah bagi 9 Dietisien Dan Sumpah bagi 1 Nutrisionis.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di ruang Auditorium, lantai 6 GPP – FKUB ini hadir Dekan yang didampingi Pembantu Dekan I, Pembantu Dekan III, Ketua dan Sekretaris Jurusan Gizi, beserta para Dosen Jurusan Ilmu Gizi dilingkungan  FKUB.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Ketua Jurusan Ilmu Gizi FKUB, Dr. dr. Endang Sriwahyuni, MS. Pada kesempatan ini dilepas 1 orang lulusan Sarjana Gizi hasil Yudisium tanggal 7 Februari 2014 dan 9 orang Dietisien hasil Yudisium tanggal 5 Maret 2014. Menurutnya, dengan dilepas 1 orang lulusan Sarjana Gizi kali ini maka jumlah alumni Sarjana Gizi FKUB sebanyak 765 orang dan jumlah Dietisien sebanyak 19 orang.

Selanjutnya Ia menambahkan, Ditinjau dari kebutuhan  bangsa akan Dietisien, jumlah lulusan kita masih jauh dari harapan. Akan tetapi kami yakin kesenjangan kuantitas ini sedikit dapat tertutup bila para Sarjana Gizi FKUB selalu meningkatkan kualitas pengabdiannya. Dan untuk menjaga kualitas pengabdian harus maka para lulusan harus selalu dapat memenuhi harapan itu karena kemampuan akademik dan kritis yang didapat selama pendidikan di FKUB dapat terus dikembangkan dan diperbarui sehingga setiap saat perkembangan akan keilmuan dan teknologi dapat diikuti, harapnya.

Sementara itu Dekan FKUB, Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA juga menyatakan,  pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan bahwa pada saat ini negara kita masih menghadapi dua masalah gizi ganda, tuturnya. Ketiaka masalah kekurangan gizi masih belum terpecahkan, masalah gizi lebih yang berhubungan dengan timbulnya penykait degeneratif juga mulai meningkat prevalensinya.

Memperhatikan hal tersebut, asuhan gizi mempunyai peranan yang sangat penting dalam upaya menjaga dan memperbaiki kesehatan  nasional. Salah satu factor penting yang mempengaruhi keberhasilan upaya asuhan gizi adalah tenaga gizi, namun kendalanya adalah tenaga gizi jumlahnya masih terbatas dalam unti pelayanan dan kurang sesuainya kompetensi tenaga yang ada dengan lingkup permasalahan ataupun program yang berkembang.

Disamping itu, kebutuhan jumlah tenaga Dietisien dan pemerataan massihlah jauh dari harapan. Saudara sebagai Dietisien dan Nutrisionis alumni FKUB diharapkan dapat berperan secara maksimal sebagai tenaga professional untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi dirumah sakit maupun stake holders lainnya. (an4nk)