Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 25 Agustus 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

kunjungan candi singosariSuatu pemahaman atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya “KEMAJEMUKAN” atau “KEANEKARAGAMAN” dalam suatu kelompok masyarakat yang biasa disebut dengan Pluralisme budaya sangatlah penting.

Hal inilah yang menjadikan dasar Panitia orientasi maba asing  untuk dapat memberikan pemahaman dan peninjauan langsungan sebagai bekal pemahaman dan masuk dalam budaya yang baru bnagi para mahasiswa/ I asing asal Malaysia yang kuliah di Jurusan Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB)

Kemajemukan yang dimaksud misalnya dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat, dll. Segi-segi inilah yang biasanya menjadi dasar pembentukan aneka macam kelompok lebih kecil, terbatas dan khas, serta yang mencirikhaskan dan membedakan kelompok yang satu dengan kelompok yang lain, dalam suatu kelompok masyarakat yang majemuk dan yang lebih besar atau lebih luas. Misalnya masyarakat Indonesia yang majemuk, yang terdiri dari pelbagai kelompok umat beragama, suku, dan ras, yang memiliki aneka macam budaya atau adat-istiadat.

Agar para mahasiswa/I asing ini dapat segera berorientasi dan tidak mengalami kesulitan pemahaman budaya panitia mengajak mereka untuk mengunjungi langsung situs budaya asli Indonesia yakni Candi Singosari dan Candi Sumberawan yang lokasinya berjarak sekitar 10 KM dari Kota Malang. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Kamis (21/7) dan merupakan acara lanjutan setelah kunjungan di Puskesmas Singosari.

Dalam kunjungan ke situs budaya ini mahasiswa asal Malaysia ini nampak heran dan rasa penasaran yang tinggi untuk mengetahui bangunan apa ini, alasan buat apa dibangun, dan kapan dibangunnya candi tersebut. Sehingga suasana mencair dan mereka sangat senang dengan kegiatan outdoor seperti ini.

Seperti yang di ungkapkan Hasjim, bangunan ini indah dan saya akan mengekspresikan kekaguman saya dengan berfoto sebanyak-banyaknya di candi ini. Berbeda dengan adib, mahasiswa yang ramah dan pro aktif ini selalu bertanya disepanjang jalan apa kuliner khas Indonesia khususnya Kota Malang, setelah diwawancarai ia menungkapkan paling suka makan bakso. Menurutnya, makanan ini enak dan membuat ketagihan. (an4nk)