Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 29 Oktober 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Masyarakat Kelurahan Madyopuro nampak antusias dengan adanya kegiatan Konsultasi Gizi (KOZI) yang diselenggarakan oleh para mahasiswa jurusan ilmu Gizi FKUB. Panitia Kozi 2014 yang tergabung dalam organisasi mahasiswa gizi (Ormagika) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melaksanakan puncak kegiatan Kozi tersebut pada minggu (19/10).

Dalam rangkaian acaranya Kozi 2014 ini baru pertama kalinya masuk langsung ke tengah-tengah masyarakat di daerah yang kurang tersentuh dengan kesehatan, ungkap Fauziah Ketua pelaksana Kozi 2014 ini.

Menurutnya, sejumlah 30 orang panitia dan dibantu alumni serta bekerjasama dengan Lembaga Kesehatan Mahasiswa (Lakesma) rangkaian acara puncak KOZI 2014 ini berjalan sukses dan sasaran  kami adalah bapak-bapak dan ibu-ibu di kelurahan  Madyopuro, kata mahasiswi Gizi ini.

 Sementara itu Pak Djoko selaku Ketua RT 3 Kelurahan Madyopuro mengaku, wilayahnya ini pernah didatangi oleh beberapa kegiatan mahasiswa dan kampus lainnya. Akan tetapi kami senang dan lebih tertarik dengan yang diadakan adik-adik dari Gizi FKUB ini, terangnya.

Alasannya adalah kami sangat terbantu dengan sosialisasi dan pemeriksaan yang dilakukan karena sangat bermanfaat bagi saya dan warga kami yang masih awam terhadap makanan yang apabila berlebihan akan menjadi sumber penyakit dan gaya hidup kurang sehat, menurut data saya di RT kami ada 44 kepala keluarga sedangkan yang menderita penyakit stroke saat ini sudah 5 orang. Kami berharap kegiatan adik-adik ini supaya dapat terus dilanjutkan lagi.

Pada kesempatan yang sama hadir pula Pak Ramli Ketua RT 6 RW 3, Ia sangat antusias akan kegiatan ini apalagi yang dibicarakan masalah kesehatan, ungkap mantan sopir tersebut. Kegiatan ini sangat tepat sekali terlebih saya menderita diabetes dan kolesterol tinggi karena ketidakpahaman saya untuk menjaga gaya hidup sehat saat masih bekerja dulu.

Kini ramli yang sehari – hari mempunyai usaha berjualan gorengan ini sangat menyesal karena dulu tidak  menjaga pola hidupnya, terutama untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula, lemak, jerohan dan gorengan.

Kebanyakan dari warga kami masih awam dan kurang memperdulikan kesehatan katanya. Maka dari itu saya sangat berterima kasih dengan adanya pemahaman yang diberikan oleh para dosen dan adik-adik mahasiswa gizi ini dan saya berharap kedepan bisa dilanjtkan minial 2 bulan sekali, harap pria 57 tahun tersebut. (An4nk)