Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 14 Pebruari 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

foto_yudisium_mmrsJum’at (10/2), bertempat di ruang diskusi II gedung B Public Health (PH) Program Studi Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melaksanakan yudisium empat dokter lulusan tahun ajaran  2011/2012. Empat dokter yang hari ini di yudisium antara lain: dr. Hj. Ana Herawati, MMRS, dr.Samsul Huda, MMRS, drg. Lisa Dhuhaniyati, MMRS dan dr. lilik Ishariati, MMRS. Keempat dokter tersebut telah berhasil  menempuh pendidikan selama dua tahun enam bulan.

Dekan FKUB Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA dalam sambutannya menyampaikan, mewakili institusi mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan MMRS ini, dengan begitu diharapkan saudara lebih bisa meningkatkan dan memajukan instansi masing-masing. “ ujarnya”.

Selanjutnya, sebagai lulusan MMRS – FKUB masih bisa dapat menjaga hubungan baik dengan almamater sebagai umpan balik atau informasi diinstansi masing – masing sebagai bahan masukan untuk memperbaiki sistem yang sudah ada sehingga MMRS semakin maju. “lanjutnya”.

Beberapa dokter yang di yudisium ini  ada yang menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit antara lain: dr. Hj. Ana Herawati, MMRS. (mantan Direktur RS. Muhammadiyah Bandung, Tulung Agung) dengan mendapat IPK 3,74 , dr. Samsul Huda, MMRS. (mantan Direktur RS Wava Husada Kepanjen Malang) 3,73, dan ada yang masih aktif menjadi dokter di puskesmas setempat diantaranya drg. dr.Samsul Huda, MMRS, drg. Lisa Dhuhaniyati, MMR. (dokter di Pukesmas Paiton kabupaten Probolinggo) mendapat IPK 3,64 dan dr. lilik Ishariati, MMRS. (dokter di Puskesmas Tanjung Anom, Nganjuk).

Ketika diwawancarai Prasetya FK online empat dokter ini mengungkapkan kesan dan pesannya selama ini dalam menempuh pendidikan S2 di MMRS FKUB, “merasa menarik belajar di MMRS ini karena pengalaman dan proses belajar sangat berat dan kuliah satu minggu hanya masuk dua kali pertemuan pada hari jum’at dan sabtu saja maka perjuangan untukl belajar lebih dituntut ekstra. Mereka memilih program magister ini karena sangat membantu dalam memanajemen organisasi  dan fungsi-fungsi di manajemen instansi tersebut serta didukung dengan akses informasi akademik dan fasilitas yang cukup baik, staf yang baik dan mempunyai talenta pengajar yang bermutu  sangat membantu kami sehingga selama menempuh pendidikan merasa nyaman dan terbantu”.

Selanjutnya, diharapkan kedepan  MMRS bisa memanfaatkan mutu SDM (dosen) yang baik untuk sharing dengan para praktisi Rumah Sakit tentang pengelolaan RS yang berkualitas, sehingga MMRS lebih maju lagi.  (Ang)