Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 11 Juli 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

foto_dr_hanafiMantan Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), dr. M. Hanafi, MPH meninggal dunia pada Minggu (8/7) pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

dr. M. Hanafi, MPH meninggal dunia setelah dua minggu dirawat secara intensif di RSSA karena komplikasi gagal ginjal dan diabetes . Hanafi meninggal pada usia 63 tahun, meninggalkan tiga orang putra dan seorang istri.

Masih teringat saat serah terima Pembantu Dekan Lama kepada Pembantu Dekan Baru lalu pada Jum’at (20/4) dr. M. Hanafi, MPH  menyampaikan ucapan terima kasih atas segala kepercayaan yang diberikan dalam menjalankan tugas sebagai Pembantu Dekan III FKUB selama empat tahun ini, pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya sebagai PD III jabatan ini merupakan tugas yang besar dikarenakan sebagai PD III yang mengurusi bidang  Kemahasiswaan pada saat itu harus mengembangkan beberapa program  pengembangan potensi akademis maupun non akademis bagi mahasiswa.

Selanjutnya dr. Hanafi mengatakan,  tidaklah mudah untuk membina mahasiswa yang mempunyai potensi dan prestasi tertentu serta  ditambah dengan idealisme para mahasiswa ini dikarenakan kesibukan mahasiswa dalam mengikuti kuliah dan tugas – tugas penunjang yang sangat padat. “Tentunya harus mengupayakan fasilitas berupa dispensasi khusus untuk mengembangkan prestasi mereka”, ungkapnya.

Mantan PD III yang menyelesaikan masa tugasnya pada bulan April 2012 tersebut dikenal sangat  berwibawa di mata sejumlah mahasiswanya serta sangat murah senyum dan mudah bergaul dengan sejawat dosen, staf dan karyawan. Sebelum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU ) Samaan, Jenazah sempat disemayamkan di Graha Medika Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

foto_dr_hanafi_withdekanPembantu Dekan II FKUB, Prof. Dr. dr. M. Rasjad Indra, MS dalam sambutannya menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga serta merasa sangat kehilangan atas kepergian beliau, ujarnya

Dia salah satu putra terbaik FKUB yang pernah ia kenal, dalam tugasnya sebagai Pembantu Dekan III beliau termasuk orang yang tidak pernah kenal lelah sehingga semua tugas dan target kinerjanya selalu dapat dicapai dengan baik serta mampu membina para Mahasiswa hingga ke tingkat Internasional, kata dia.

Salah seorang mahasiswa FK, Ais mengatakan sangat kehilangan sosok dr. M. Hanafi, MPH.  Menurutnya dr. M. Hanafi, MPH tidak hanya seorang dosen, namun juga ayah bagi mahasiswa FK UB.

“Walapun sering dimarahi namun saran-saran yang diberikan dr. M. Hanafi, MPH sangat mengena dan cemerlang. Begitu pula ketika beliau memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan sangat cerdas dan banyak memberikan terobosan-terobosan yang cerdik,”katanya. [Oky/ang]