Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 13 Pebruari 2017 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

fk- usu 1-17Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya kembali membuktikan eksistensinya di dunia keilmiahan nasional. Keenambelas peserta lomba keilmiahan dengan cabang poster publik, research paper, literature review-poster ilmiah, video edukasi, dan esai ilmiah terseleksi menjadi finalis Lomba Scientific Research Festival (SRF) 2017 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.

Adapun delegasi yang menjadi finalis SRF 2017 ini adalah Bahiratul Nahdliyah (PendidikanDokter, 2013), Khabibah Junaistian (IlmuGizi, 2014), Lia Dia Farida (Pendidikan Dokter, 2014), Wahyu Dwi Nugroho (Pendidikan Dokter, 2014), M. Aulia Arif (Pendidikan Dokter, 2014), Febryana Nur Safitri (Pendidikan Dokter, 2014), Nila Sefiana Dwi Cahya (Pendidikan Dokter, 2015), Fatika Maulidyah Yuwanto (Ilmu Keperawatan, 2014), Ria Sherliana (PendidikanDokter, 2014), M. Naufal Hasan (Pendidikan Dokter, 2014), Alfryan Janardhana (Pendidikan Dokter, 2014), EdvinPrawira (PendidikanDokter, 2014), Rizkha Farida (Pendidikan Dokter, 2013), Fakhrina Nur Fadillah (Pendidikan Dokter, 2014), Arum Sulistyarini (Pendidikan Dokter, 2014) dan Rizq Theevisca (Pendidikan Dokter, 2014).

Rangkaian acara SRF berlangsung selama empat hari, mulai dari 3 sampai 6 Februari 2017. Hari pertama diawali dengan pembukaan dan penyambutan yang bertempat di gedung Abdul Hakim FK USU. Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana SRF 2017, Ketua SCORE USU, dan Gubernur pemerintahan Mahasiswa FKUSU dan acara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FK-USU secara simbolis dengan pemukulan gong. Kemudian dilanjutkan technical meeting dimana dibacakan peraturan masing-masing cabang kompetisi. Pada pukul 22.30 WIB ditutup dengan acara pengambilan nomor urutan peserta lomba masing-masing cabang kompetisi.

Hari kedua merupakan hari paling mendebarkan karena kesemua finalis harus mempresentasikan karya-karyanya di depan juri yang berkompeten di bidangnya untuk kemudian dipilih tiga tim sebagai pemenang. Setelah presentasi karya dilaksanakan, semua finalis diajak untuk jamuan makan siang bersama Gubernur Sumatera Utara dan selanjutnya diajak berkeliling di Kota Medan.

Hari ketiga, diisi dengan kegiatan simposium yang dimulai sejak pukul 8 pagi hingga 4 sore. Simposium kali ini terdiri atas 2 sesi yaitu sesi pemaparan materi pertama yaitu mengenai Cronic obstruktif pulmonary disease dan lung cancer, kemudian dilanjutkan ishoma dan sesi kedua berupa talkshow pasien COPD. Setelah acara ini, pukul 7 malam, dilajutkan oleh farewell dan pengumuman pemenang lomba.

Universitas brawijaya mendapatkan banyak penghargaan yaitu juara 1 research paper, juara 2 dan 3 esai ilmiah, juara 2 dan 3 poster public dan juara 3 video edukasi. Hal ini merupakan bagian paling menyenangkan dari semua rangkaian acara.

Setelah diadakan farewell party yang telah berakhir sekitar pukul 23.30, delegasi diperintahkan untuk kembali ke hotel dan langsung bersiap untuk melakukan kegiatan city tour yang keberangkatannya telah diagendakan pada pukul 01.00 pagi dengan tujuan danau toba. Setelah delegasi menempuh 6 jam perjalanan menuju ke danau toba, akhirnya para delegasi dapat menikmati keindahan pesona alam yang ada dalam danau toba dan juga pulau samosir. Selain keindahannya, delegasi juga dapat menikmati keindahan barang-barang bersejarah seperti tarian si gale – gale yang didalamnya terkandung cerita mistis. Setelah puas menikmati keindahan danau toba serta pulau samosir, delegasi melanjutkan perjalanan ke hotel pada pukul 15.00 dan sampai pada pukul 20.15. Setelah itu para delegasi dapat beristirahat. Ke-esokan harinya delegasi Universitas Brawijaya bersiap menuju bandara internasional Kualanamu untuk kembali ke Malang, begitu juga dengan delegasi lainnya. (BEM for Humas FKUB)