Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 31 Oktober 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

Jumlah mahasiswa Program Pendidikan Dokter (PPD) FKUB sampai Agustus 2012 kurang lebih sebanyak1.500 mahasiswa. Jumlah sebesar ini tentu memiliki ragam permasalahan dari sederhana hinggakompleks. Dari masalah akademik hingga masalah pribadi atau keluarga yang dapat mengganggu kelancaran pendidikan.

Oleh karena itu, dibutuhkan satu pendampingan agar mahasiswa dapat mengikuti pendidikannya dengan optimal. Dosen Penasehat Akademik (PA) adalah dosen yang memberikan bantuan berupa nasehat akademik kepada mahasiswa, sesuai dengan program studinya berdasarkan kemampuan yang ada, sehingga pendidikannya selesai dengan baik dan tepat waktu. Keberadaan dosen PA  akan menjadi jembatan antara pihak Fakultas dan mahasiswa untuk menguraikan dan menjelaskan kebijakan, keputusan atau ketentuan – ketentuan yang ada.

Dosen PA bisa menjadi orang tua kedua bagi mahasiswa. Bersama dosen PA diharapkan mahasiswa bisa menyampaikan permasalahan dirinya.  Di pihak lain, dosen PA bisa memberikan solusi yang tepat bagi permasalahan yang dipunyai mahasiswa, sehingga permasalahan mahasiswa bisa terselesaikan dengan tuntas dan mahasiswa bisa belajar dengan baik.

Dalam rangka meningkatkan peran dosen penasihat akademik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) menyelenggarakan Lokakarya Penguatan Peran Dosen Penasehat Akademik yang dikhususkan bagi para dosen pendidikan dokter dilingkup FKUB. Seminar yang dilaksanakan sehari ini Rabu (3/10) ini secara resmi  dibuka oleh Dekan FKUB.

Dalam sambutannya Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA mengatakan, pendidikan dokter semakin lama menuju tingkat pendidikan atas akan semakin sulit dirasakan bagi mahasiswa kita. Oleh karena itu, sebagai para dosen pendidik harus berupaya optimal untuk menfasilitasi para mahasiswa tersebut dengan   membekali diri melalui  pola atau gambaran yang jelas untuk bisa diterapkan kepada mahasiswa kedokteran.

Selain itu, Dekan berharap dengan adanya lokakarya seperti ini akan menambah wawasan kita untuk mengetahui apa dan bagaimana penasihat akademik untuk menjadi lebih baik lagi, harapnya.

Dalam lokakarya ini dihadirkan pula narasumber Prof.DR.dr. TeguhWahyuSardjono, DTM&H, M.Sc, Sp.ParK (FKUB) dan dr. Nalini Muhdi Agung, SpKJ (FK- Unair).  (Ang)