Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 31 Oktober 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

foto_teleconference_kebidananProgram Studi Ilmu Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), melaksanakan teleconference dengan mengikutsertakan prodi kebidanan dari beberapa universitas di Indonesia. Kegiatan Local Conference Midwife Prequal Webinar 3rd Health Profesional Education Quality (HPEQ) Conference yang bertema  “Uji Kompetensi Bidan sebagai Exit Exam” ini dilaksanakan di Auditorium lantai 6 FKUB pada Sabtu (20/10).

Diajeng Setyawardani, M. Kes selaku ketua pelaksana dalam laporannya menyampaikan, UB sebagai local house dan akan melaksanakan uji coba ujian Cyber Based Test (CBT) bagi para lulusan Bidan. Perlu adanya uji coba dan persiapan yang matang bagi para mahasiswa kebidanan dalam melaksanakan CBT ini, dikarenakan Ujian CBT ini akan mulai dilaksanakan pada tahun 2013 mendatang. Upaya penyamaan visi ini merupakan upaya kita dalam mempersiapkan ujian berskala nasional bagi para bidan untuk mendapatkan Surat Tanda Regitrasi (STR) sebagai modal praktek bagi mereka. Oleh karena itu dari 100 peserta yang mewakili masing-masing institusi penyelenggara program studi kebidanan ini nantinya dapat mengetahui apa saja yang perlu disiapkan untuk mensukseskan aturan yang dibuat oleh Kemenkes.

Selain itu, Pembantun Dekan I FKUB  Dr. dr. Sri Andarini, M. Kes mennyampaikan, Profesi Bidan merupakan sebuah profesi pelayana kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat. Saat ini profesi Bidan telah ditingkatkan untuk jenjang pendidikannya pada tingkat magister (S2). Sehingga dalam praktiknya dibutuhkan suatu penyetaraan mutu yaitu Exit Exam, sebagai langkah persamaan persepsi dalam meningkatkan kualitas dan mutu masing-masing institusi.

Dalam teleconference ini  dihadirkan 2 narasumber yaitu: Yetty Irawan, MSc (materi tentang Exit Exam Midwives) dan Ani Kusumastuti (materi tentang Mekanisme Pelaksanaan Uji Kompetensi Bidan Indonesia).

Dimana Yetty menjelaskan tentang bagaimana ujian Exit Exam atau CBT dijalankan sebagaimana yang sudah dilaksanakan oleh bidang pendidikan kesehatan lain seperti Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Gigi, perlu persiapan untuk menuju tahun 2013 dimana program studi Bidan akan melaksanakan CBT.Exit Exam di Indonesia nantinya akan digabungkan dengan OSCE untuk itu perlu adanya peningkatan skill atau keterampilan bagi para calon bidan ini. Dengan begitu diharapkan kualitas lulusan bidan akan membantu upaya pemerintah dalam mengurangi tingkat kematian ibu dan bayi dalam prakteknya.
Sedangkan Ani menjelaskan tentang mekanisme pelaksanaan Uji Kompetensi Bidan Indonsia melalui teknis-teknis akses dan tampilan yang nantinya akan dilaksanakan oleh para lulusan bidan dalam menempuh ujian CBT. (Ang)