Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 10 Pebruari 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

LEPAS SAMBUT DEKANFakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) menyelenggarakan  serah terima jabatan Dekan pada senin (9/2). Tongkat pimpinan FKUB kini secara resmi diserah terimakan secara estafet dari kepemimpinan Dekan lama kepada Dekan baru yang dikemas dalam rangkaian kegiatan “Lepas Sambut Dekan” dihadapan seluruh keluarga besar civitas akademika FKUB.

Bertempat di Gedung Graha Medika Lantai 2, Dekan terdahulu Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA pada kesempatan ini menyerahkan tugas-tugasnya dan program – program kerjanya selama ini  sebagai dekan periode 2011 – 2015 kepada Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes selaku Dekan baru periode 2015 – 2019.

Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA  selaku dekan lama dalam sambutannya menyampaikan,  banyak terima kasih atas segala bentuk perhatian, bantuan, dukungan  dan kerjasama yang baik dari seluruh keluarga besar FKUB. Tak ketinggalan ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya yang tinggi terhadap para senior, jajaran Dekanat terdahulu karena loyalitasnya dan sumbangsih pemikirannya dalam berkiprah bersama memajukan FKUB hingga sampai pada saat ini, kata spesialis Patologi Anatomi ini.

Selain itu saya berharap, seluruh keluarga besar FKUB dapat bersama – sama memberikan dukungan, kerjasama dan loyalitasnya dalam membantu program – program kerja Dekan FKUB yang baru agar fakultas kita dapat segera bangkit dan menuju rekognisi internasional.

Kepada dekan baru saya berpesan, masih banyak proyek – proyek pembangunan infrastruktur dan pembangunan gedung –gedung penunjang kita baik di FKUB maupun di RSSA yang harus segera dilaksanakan dan dipersiapkan. Hal ini sangat penting karena dengan adanya tambahan fasilitas tersebut FKUB sebagai fakultas dengan program studi dan unit kerja terbanyak di UB akan semakin memantapkan langkah menuju rekognisi internasional sesuai program Rektor UB.

Sementara itu, Dekan baru FKUB Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes dalam sambutannya mengatakan, kami memilih kata lepas dan bukan kata pisah karena kami masih berharap Dr. karyono yang sudah banyak membuat FKUB maju dan bersaing dikancah pendidikan Kedokteran dan kesehatan secara nasional ini  untuk tetap dapat mendampingi kami melalui pemikiran, dukungan dan mengingatkan apabila kami generasi penerus ini masih banyak kekurangannya.

Menurut saya, selama saya Dr. dr. karyono Mintaroem selama saya mendampingi  beliau sebagai PD 1 bapak Dekan telah banyak membuat saya belajar dari pribadi beliau yang sopan, ramah, santun dan halus dalam bersikap dan bertutur kata.

Kami sebagai penerus akan berupaya maksimal dalam melanjutkan cita-cita bapak dekan untuk lebih memajukan dan meningkatkan kualitas baik dari SDM, Sarana dan Prasarana serta hal-hal lainnya. Amanah tongkat kepemimpinan yang dianugerahkan kepada saya adalah suatu bentuk tanggung jawab yang harus diperhatikan untuk itu sekali lagi kami mohon bapak dekan beserta para senior untuk selalu mengingatkan segala sesuatunya.

Dalam rangka menuju rekognisi internasional diperlukan kerjasama yang baik dan dukungan dari semua pihak dan seluruh elemen penunjang dari keluarga besar sivitas akademika FKUB, kami mohon kerjasamanya kepada para bapak ibu karyawan dan dosen untuk bersama –sama mendukung tercapainya target pada 2015-2020 rekognisi internasional dalam skup asean, 2020 dalam skup Asia, dan 2025 berdaya saing internasional.

Mewakili keluarga besar FKUB, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dekan atas segala kerja keras dan loyalitasnya serta dukungan keluarga dalam mengikhlaskan waktunya bagi Bapak Karyono bertugas penuh selam menjabat menjadi dekan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Para Mantan Dekan, Para Direktur RS Utama dan jejaring nPara Wakil Dekan, Para Guru Besar, Para KPS dan SPS, Para Pejabat Struktural, Para tenaga Pendidik dan tenaga kependidikan, Para Perwakilan mahasiswa (BEM dan HMJ) serta para undangan. (An4nk)