Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 29 November 2019 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

batikMungkin sebagian besar orang mendengar nama anatomi histologi sudah terbayang hal yang sedikit menyeramkan, namun nyatanya  justru dengan kreativitas tinggi yang dipadukan dengan budaya asli Indonesia yakni batik, motif jaringan sel tubuh, tulang, dan segala hal tentang anatomi tubuh manusia  ternyata bisa dibilang  sangat keren.

Berbekal mata kuliah entrepreneur yang di gawangi oleh Dosen – dosen dari Departemen Anatomi Histologi dan mahasiswa/ I semester 3 (Tiga) Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sukses melahirkan sebanyak 18 motif Batik yang memiliki tentang Anatomi tubuh manusia.

Dilaksanakan selama 2 hari ini (Kamis – Jum’at) 28 -29/11/19 kegiatan ini dikemas dalam acara yang bertemakan “Anatomical Batik; From Indonesia Heritage to The Humanity Heritage” meDical Entreperenur aND cReativiTy compEtition (dendrita). Berpusat di Gedung Graha Medika FKUB pameran batik dan lelang batik karya mahasiswa FKUB ini sukses menyedot para pecinta batik di Malang.

Calon dokter lulusan FKUB tidak hanya cantik, ganteng dan pintar saja, namun ada sisi lain yang akhirnya bisa dilahirkan dari adanya mata kuliah entrepreneur yang kali ini banyak mendapatkan apresiasi positif dari Segenap Pimpinan dan Sivitas akademika FKUB dan Pecinta Batik.

Dekan FKUB Dr. dr. Wisnu Barlianto, MSi, Med., SpA (K)  yang berkesempatan membuka kegiatan tersebut dalam sambutannnya menyampaikan, ini adalah salah satu keunggulan dari Para calon dokter FKUB, saudara tidak hanya dibekali dengan ilmu kedokteran dan teknologinya saja namun juga  diajari bagaimana caranya berkarya dan berwirausaha yang salah satunya menekuni bisnis dan usaha batik.

Dengan adanya mata kuliah Entrepreneur di FKUB, ini merupakan wujud impelementasi  mata kuliah dengan membuat suatu project dan tantangan membuat batik dimana kekhasan dari batik kita adalah bertemakan anatomi tubuh, kedepan kami ingin mengembangkan hal ini melalui unit bisnis usaha batik dimana  sementara kami masih bermitra dengan masyarakat atau pengrajin batik guna memberdayakan sekaligus meningkatkan ekonomi warga, selain itu kami juga ingin memberikan pengamalan nilai sosial kepada para mahasiswa, sehingga nantinya batik yang akan dilelang besok 25 %  keuntungan hasil lelang batik akan disumbangkan ke sahabat anak yang mengidap kanker,  ungkap dokter spesialis anak tersebut.

Hadir pula dalam kegiatan ini Ketua Batara, Dr. Sihabudin, SH.MH. dan Ketua Jurusan Kedokteran FKUB, Dr. dr. Seskowati, SpM., Ketua Program Studi Dokter FKUB dr. Tri Wahyu Astuti, SpP, Para Dosen Entrepreneur FKUB dan mahasiswa Kedokteran Semester 3.

Ide membuat batik ini tak lepas dari pemikiran bersama staf dosen dari Departemen Anatomi FKUB, ungkap Ketua Pelaksana, Wike. Ia menuturkan anak – anak sangat kreatif dan inovatif tuturnya.

Ada banyak motif dan filosofi antara lain, ADIPRANAMA terinspirasi dari Medulla Spinalis neuron dan duodenum dimana batik ini memadukan motif yang menggambarkan tindakakn yang cepat dan tepat serta dipadukan dengan motif epitel usus yang menggambarkan manusia yang dapat menyerap kebaikan disekitarnya. Ada lagi batik KAWUNG ADIPRANA terinspirasi dari mitochondria, apparatus Golgi dan Serabut Kolagen dimana filosofinya diharapkan  yang tergores dalam motif ini membuat pemakainya memiliki kapasitas untuk mampu bertindak sebagaimana apparatus Golgi dan kolagen sebagai sel serabut terbanyak dalam tubuh sehingga dapat menceritakan  agar sebagai individu dapat berbuat banyak hal dan bermanfaat bagi sesamanya. (An4nk – Humas FKUB)