Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 5 Oktober 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Picture5

Melihat kemajuan Universitas Brawijaya (UB) yang kian pesat dan berkembang  utamanya dalam bidang pengelolaan manajemen keuangan yang berbasis Badan Layanan Umum (BLU),   maka Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK –Unud) berkunjung ke FKUB untuk belajar mengelola majanemen keuangan BLU di FK dalam kegiatan yang dilaksanakan pada kamis (1/10), di Ruang Senat FKUB.

Dalam kunjungannya rombongan FK Udayana di pimpin oleh Dekan dan Para Pembantu Dekan, serta Kepala Tata Usaha, Kasubbag dan staf pada masing-masing subbag dari FK Udayana. Sedangkan dari pihak FKUB rombongan ini diterima oleh Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Kasubbag Keuangan dan Kepegawaian, Kasubbag Umum dan Perlengkapan, Kasubbag Kemahasiswaan serta beberapa staf dari masing -masing subbag di FKUB.

Mewakili Dekan, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr. dr. Loeki Enggar Fitri, SpPark dalam sambutan penerimaannya menyampaikan,  bahwa Universitas Brawijaya pada saat ini telah terakreditasi A dalam akreditasi perguruan tingginya dan untuk program studi ditempat kami masih bervariasi nilai akrewditasinya. Program Studi Pendidikan Dokter (S1) memiliki nilai akreditasi A  sedangkan beberapa program lainnya masih ada yang terakreditasi B dan C akan tetapi sudah ada beberapa prodi yang melaksanakan reakreditasi. Dan jumlah prodi di FKUB ada sebanyak 27 prodi.

Pada Kesempatan yang sama Dekan FK – Udayana Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT(K), M.kes. dalam sambutannya mengatakan, kami mebucapkan banyak terima kasih atas kesediaan FKUB dalam menerima kunjungan kami yang bertujuan untuk melihat dari dekat bagaimana cara mengelola Fakultas Kedokteran yang baik dan melihat suatu perkembangan FKUB bagaimana tentang pengelolaan manajemen keuangan FK terutama di UB  yang kini semakin besar dan berkembang.

Kami FK Unud lebih muda karena FKUB berawal dari Sekolah Tinggi Kedokteran Malang (STKM), kelahiran FKUB dan FK Unud tidak berbeda jauh. Di FKUB kami melihat bagaimana perkembangan dan kemajuan – kemajuan pendidikan dokter dan bidang kesehatan lainnya. Kita ingin duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi, dengan cara belajar bersama dan sharing pengetahuan pengelolaan FK maka kita ingin sama – sama memajukan mutu dan menyeragamkan  pendidikan kedokteran di Indonesia, katanya.

Ia menambahkan, UB yang telah melaksanakan BLU dimana UB telah melaksanakannya terlebih dahulu. Di Udayana BLU mendapat bimbingan dari UB. Oleh karena itu kami nanti ingin membagi secara kelompok – kelompok yang ditegaskan adalah kinerja sedangkan sistem ditentukan oleh aturan atau sistem dari Fakultas sendiri. Kinerja yang kami maksudkan disini adalah sebuah prosedur yang dimulai dari awal, proses dan hasil, imbuhnya (An4nk- Humas FKUB)