Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 6 Pebruari 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) UB menjadi tuan rumah The 3rd Indonesian Medical Students Summit (IMSS) yang direncanakan diulai pada Kamis-Senin (5-9/2).

Pertemuan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) ini dihadiri sekitar 58 perwakilan Fakultas Kedokteran se Indonesia. Pembukaan dilaksanakan di Studio UB TV lantai 2 Kantor Pusat yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Wakil Rektor III serta Dekan FK.

Dalam sambutannya Dekan FK Dr dr Sri Andarini, M. Kes mengatakan, ISMKI dari dulu sampai dengan sekarang merupakan suatu organisasai bergengsi dan telah melahirkan banyak sekali tokoh penting di bidang kesehatan nasional.  Seperti yang kita ketahui bersama saat ini kesehatan untuk semua belum terwujud. Indonesia memiliki 74 Fakultas Kedokteran yang tersebar diseluruh pelosok negeri, akan tetapi permasalahan penanganan kesehatan terlebih penyakit infeksi masih tinggi di negara kita dan masih belum terselesaikan.

Akan tetapi berbagai upaya penangan sudah seringkali ditingkatkan, dan seluruh FK yang ada di Indonesiadan sudah mandiri berusaha bersama – sama untuk mendukung dan meningkatkan FK yang baru berkembang.  Semoga dengan adanya kegiatan yang luar biasa dari para generasi muda ini akan memberikan masukan pemikiran dan bisa memberi sumbangsih nyata untuk memecahkan masalah kesehatan di masyarakat. Serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Sehat di tahun 2020, ungkap mantan Pembantu Dekan I FK ini.

“Harapannya generasi saat ini juga mewarisi semangat para pendahulunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ISMKI Rais Setiawan mengatakan, organisasi ISMKI ini merupakan satu – satunya organisasi mahasiswa yang terdaftar di Dikti dan mendapatkan pengakuan pada tahun 1989 dari pendiriannya pada 1969 lalu.
Kami memilki beberapa pembagian wilayah dari sabang  sampai merauke yakni I – IV dengan 60 pengurus coordinator wilayah, terangnya.

Harapan kami sebagai mahasiswa kesehatan dapat berkontribusi memajukan kesehatan nasional dimasa mendatang. kalau IIMS tahun ini diselenggarakan untuk mendorong terwujudnya visi Indonesia Sehat 2020.

“Visi Indonesia Sehat 2010 sampai 2015 masih belum bisa diwujudkan. Oleh karenanya tema yang diusung adalah bagaimana kongres ini bisa mendukung visi Indonesia Sehat 2020,” katanya.

Sedangkan Warek III  Prof Dr Ir Arief Prajitno, menginginkan mahasiswa FK agar bisa menghasilkan banyak penemuan di bidang kesehatan. Penemuan itu diharapkan bisa bermanfaat di masyarakat melalui program yang nyata. [ai/an4nk]