Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 14 April 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Sabtu, 11 April 2015 – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya baru saja menyelesaikan kegiatan FKUB Mengajar Chapter 1 dengan sukses dan menarik perhatian. Kegiatan yang merupakan rangkaian kegiatan FKUB Mengajar ini dilaksanakan di SDN Dawuhan 01, Desa Dawuhan, Kec. Poncokusumo, Malang, Jawa Timur.

Desa Dawuhan, salah satu desa yang termasuk kategori desa terbelakang di Kabupaten Malang, menerima kedatangan para mahasiswa FKUB dengan sangat antusias. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme seluruh pihak sekolah dan juga warga desa dalam menyambut kedatangan kami.

Adapun rangkaian acara FKUB Mengajar Chapter 1 ini meliputi pembukaan (apel pagi), kegiatan belajar mengajar dan diakhiri dengan penutup. Mulanya acara dibuka kurang lebih pukul 07.00 oleh kepala sekolah saat kegiatan apel pagi, yang menjadi rutinitas kegitan belajar mengajar di hari Sabtu. Setelah kepala sekolah mempersilakan ketua pelaksana FKUB Mengajar 2015, Nanda Veir Yursyidah, memberikan sambutan dan penjelasan singkat mengenai kegiatan FKUB Mengajar Chapter 1, acarapun resmi dibuka dengan diringi tepuk tangan dari seluruh peserta apel.

Setelah apel pagi, seluruh siswapun memasuki ruang kelas mereka masing-masing. Sehingga kegiatan belajar mengajar di SDN Dawuhan 01 tetap berlangsung seperti biasanya. Mendekati pukul 10.00, sekitar 30 lebih mahasiswa FKUB berdatangan di lokasi sekolah. Dua puluh diantaranya merupakan volunteer dan sisanya merupakan panitia FKUB Mengajar. Para volunteer inilah yang nantinya bertugas sebagai pengajar siswa-siswi kelas 1-4 SDN Dawuhan 01 sehingga terbagi menjadi 4 kelompok pengajar sesuai tingkat kelasnya. Setiap kelompok tersebut dipimpin oleh ketua yang disebut dengan “Ketua Kelas” yang bertanggungjawab langsung terhadap kelas dan pengajar-pengajar di tiap kelas, yang lebih dikenal dengan “PK (Pendamping Kelas)”.

Setelah tepat pukul 10.15, ketika seluruh siswa hendak bersiap-siap untuk pulang ke rumah, seluruh volunteer bekerjasama dengan para guru pengajar yang sedang mengajar di kelas untuk masuk ke dalam kelas masing-masing. Para gurupun menyambut dan mempersilakan dengan baik sehingga mobilisasi berjalan lancar. Tanpa menunggu lebih lama lagi, para volunteerpun memulai kegiatan belajar mengajar dengan cara mereka masing-masing. Kegiatan dimulai dengan N.I.N.A (No Introduction No Affection) atau biasa disebut dengan perkenalan. Karena ini kali pertama para volunteer bertemu dengan siswa-siswi yang mereka ajar, perkenalan tentu berlangsung meriah karena adanya selingan canda oleh Ketua Kelas selaku pemimpin kegiatan di kelas.

Lima belas menit kemudian, dimulai agenda selanjutnya yakni Games of Name. Dari namanya, memang benar agenda selanjutnya adalah games/bermain. Permainan ini dilakukan bertujuan agar para siswa mampu melatih daya ingat dan tentu juga mampu digunakan sebagai pengakraban hubungan antara siswa dan pengajar dikarenakan para siswa diuji daya ingatnya dalam menghafal PK dan ‘Kakak Kelas’ mereka. Kegiatan pun dilanjutkan dengan penyampaian materi Healthy Activity.

Dalam kegiatan ini, seluruh siswa diharapkan mampu menerapkan hidup sehat dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari karena siswa diajarkan bagaimana hidup sehat, menjaga lingkungan sekitar dan terlebih mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Penyampaian materi tentu tidaklah berat karena menyesuaikan dengan tingkatan kelas para siswa yang berasal dari kelas 1, 2, 3 dan 4.

Setelah materi, dilanjutkan dengan pembagian makanan, snack dan juga hadiah. Selain itu, seluruh siswa juga dibagikan susu-susu kotak yang merupakan hasil donasi dari kegiatan “Lewat Sekotak Susu, Kita Berbagi”. Menyinggung sedikit mengenai kegiatan “Lewat Sekotak Susu, Kita Berbagi”, kegiatan ini diadakan oleh para panitia penyelenggara FKUB Mengajar 2015 seminggu sebelumnya. Dengan penyebaran poster melalui media social selama 5 hari berturut-turut, akhirnya panitia dapat mengumpulkan kurang lebih 150 kotak susu berukuran 250 ml.

Setelah para PK dan ketua kelas membagikan hadiah bagi para pemenang lomba dan pemenang kategori kelompok terkompak, mengkonsumsi makanan yang diberikan, seluruh siswa pun diminta mempraktikkan materi Healthy Activity yang diberikan sebelumnya melalui kegiatan ‘Sabtu Bersih’. Seluruh siswapun berhamburan keluar kelas dengan dipandu para pengajar untuk membersihkan lingkungan sekitar sekolah, mulai dari membuang sampah dan sisa makanan yang diberikan panitia hingga seluruh sampah yang berserakan di luar kelas. Seluruh siswa terlihat sangat bersemangat dan antusias dalam kegiatan tersebut. Mereka kemudian memasukkan sampah-sampah yang mereka dapat ke dalam kantong plastic yang disediakan oleh panitia.

Sebelum mengakhiri kegiatan, sekaligus sebagai penutup, semua siswa mencuci tangan dengan dipandu oleh para pengajar kemudian masuk kembali ke dalam kelas. Di dalam kelas, seluruh siswa dibagikan activities book dan dipandu untuk mengisi buku tersebut. Isi dalam buku tersebut meliputi evaluasi kegiatan, kesan dan juga saran dari para siswa sendiri. Buku evaluasi ini bersifat berkelanjutan karena nantinya akan tetap dipantau oleh para guru kelas SDN Dawuhan 01 dan keluarga/orang tua masing-masing agar dapat diketahui seberapa berhasil kegiatan FKUB Mengajar Chapter 1 diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Kegiatan penutup ini disebut dengan  R.A.T (Review About Today).

Berakhirnya kegiatan RAT, berakhir pula kegiatan FKUB Mengajar Chapter 1 yang bertemakan “Selamat Datang Generasi Penerus Bangsa”. Namun, masih belum berakhir rangkaian kegiatan FKUB Mengajar karena masih ada chapter 2, 3 4, 5 bahkan 6. Disamping kegiatan belajar mengajar di kelas, rangkaian FKUB Mengajar juga ditindaklanjuti melalui didirikannya “Omah Inspirasi”. Omah Inspirasi ini bersifat lebih luas karena sasarannya bukan hanya para siswa SDN Dawuhan 01, melainkan pula seluruh warga desa Dawuhan. Di mana dalam membentuk Omah Inspirasi ini, dibangun sebuah perpustakaan desa dan juga kelompok-kelompok belajar desa. Dalam pembangunannya, tentu membutuhkan kerjasama Kepala Desa, Karang Taruna dan juga seluruh warga desa. Pada kesempatan di sela-sela FKUB Mengajar Chapter 1, beberapa panitia telah berkonsultasi kepada kepala desa dan segera disetujui oleh kepala desa. Sehingga dalam rangkaian kegiatan FKUB Mengajar selanjutnya, terbentuk pula kegiatan pembangunan Omah Inspirasi sehingga terjadi tindak lanjut dari kegiatan FKUB Mengajar.

Adapun rangkaian kegiatan selanjutnya, yakni pada tanggal 25 April 2015, 9 Mei 2015, 23 Mei 2015, 6 Juni 2015 dan 20 Juni 2015 pada hari yang sama yakni pada hari Sabtu. Rangkaian kegiatan FKUB Mengajar ini diharapkan mampu membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan terlebih dalam dunia kesehatan sedini mungkin. Karena dari benih-benih ini sendirilah yang mampu membangun sebuah pondasi lengkap menuju Indonesia sehat, cerdas dan bermoral. Sehingga nantinya kita dapat menikmati Indonesia baru, Indonesia yang maju seperti tagline FKUB Mengajar 2015, yakni “Majukan Bangsa, Cerdaskan Anak Indonesia”. (Sumber: Sie. Humas Panitia/An4nk/HumasFK)