Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 14 Agustus 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Sebagai sebuah kolaborasi Institusi dan Instansi penyelenggara Program Pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang,  terbukti telah mampu menelurkan banyak sekali tenaga medis baik dokter umum, dokter spesialis maupun tenaga kesehatan lainnya yang alumninya tersebar diseluruh pelosok dalam dan luar negeri.

Bentuk kolaborasi dan kerjasama antar kedua instansi yang sudah lama terjalin dengan apik ini kini dilirik oleh Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK-UNLAM) dan RSUD Ulin dengan berupaya menjalin kerjasama dengan keduanya, dimana FKUB dan RSSA akan diangkat menjadi “bapak angkat” sebagai upaya mereka yang dalam waktu dekat (FK-UNLAM dan RSUD Ulin) akan segera mengembangkan dan mempersiapkan diri dalam mendirikan pendidikan dokter spesialis terutama Ilmu Penyakit Dalam (IPD) di Banjarmasin.

Sebagai bentuk keinginan empat pihak maka dilaksanakan acara penandatanganan Moment of Understanding (MOU) yang dipusatkan di ruang singasari lantai 3 RSSA, pada rabu (12/8).

Direktur RSSA dr. Budi Rahaju, MPH dalam sambutannya menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan kedua instansi di Banjarmasin ini.  Menurutnya, kerjasama ini baik seiring dengan langkah pemerintah kita dalam meningkatkan mutu dan kualitas tenaga kesehatan terutama diluar jawa. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut tentunya tidak hanya Bagian Ilmu Penyakit Dalam (IPD) saja, akan tetapi semua prodi spesialis, katanya.

Selanjutnya, RSSA meskipun telah memperoleh akreditasi A baru-baru ini tentunya kami masih menyadari terdapat banyak kekurangan yang harus kami benahi.

Dekan FK-Unlam Prof. Dr. dr. H. Ruslan Muhyi, SpA (K) memaparkan, tujuan dari kerjasama ini adalah upaya FK-UNLAM dan RSUD Ulin dalam mengembangkan pendidikan kedokteran utamanya program spesialis di UNLAM dan RSUD ULin, katanya.

Selanjutnya Alumni FKUB angkatan 83 ini menambahkan, FK-Unlam saat ini masih terakreditasi “B”, akan tetapi kami sedang mempersiapkan proses reakreditasi yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan adanya kerjasama seperti ini diharapkan akreditasi kamni meningkat menjadi “A”.

FKUB-RSSA seperti yang saya ketahui sejak jaman saya menempuh pendidikan dulu telah banyak meluluskan para dokter yang alumninya berperan penting di Indonesia. Kerjasama ini sebenarnya berawal dari rencana kami menjadikan bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUB menjadi bapak angkat kami dari pembicaraan saya dengan dr. Budi pada saat reuni alumni bulan Januari lalu.

Terus terang fakultas kami masih baru mendidik sekitar 1000 mahasiswa sangat jauh tentunya dengan FKUB, sehingga memerlukan pengembangan diri dan lain-lain. Disamping itu,  kami (Dekan FK-UNLAM dan Direktur RSUD Ulin) adalah sama- sama alumni dari FKUB sehingga dalam perkembangannya ikatan psikologis kami dengan FKUB lebih kuat.

Sementara itu, Dekan FKUB Dr. dr. Sri Andarini, MKes mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan dari FK-UNLAM dan RSUD Ulin Banjarmasin untuk melakukan kerjasama pada kami (Ilmu penyakit Dalam FKUB dan RSSA) sebagai bapak asuh. Seperti yang kita ketahui bersama IPD FKUB-RSSA ini beberapa tahun terakhir ini telah mampu mempertahankan prestasinya ranking 1 pada ujian IPD tingkat nasional, ucapnya bangga.

Selanjutnya, Kami di FKUB memiliki 27 prodi saya berharap kerjasama ini juga dapat dilakukan dengan prodi lain, tutur mantan Pembantu Dekan bidang Akademik FKUB ini. (An4nk)