Faculty of Medicine

Universitas Brawijaya
Written on 24 August 2017 , by Editor FKUB , in category News

Bertempat dilapangan parkir Ex-Polinema, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya  secara resmi menerima  sebanyak 654 Mahasiswa baru tahun Angkatan 2017 / 2018.

Kegiatan penerimaan tersebut dikemas dalam kegiatan Probinmaba 2017 dengan tema “Pandawa Dwipantara” yang dilaksanakan selama 2 hari yakni Minggu dan Senin (20 – 21).

Dalam kesempatan tersebut Dekan didampingi oleh Wakil Dekan I, II dan III, Para Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi, Kepala Tata Usaha, Para Kasubbag, Staf Ahli Wadek III, Presiden BEM Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Dalam laporannya Koordinator Lapangan Nur Hudayana menyampaikan, kami berharap semua kolega 2017 dapat mengikuti kegiatan ini dengan lancar semangat dan gigih, kami berharap angkatan 2017 dapat melanjutkan perjuangan di FKUB.

Dalam kesempatan yang sama Presiden BEM – FKUB, Evan Dwi Prima  dalam laporannya menyampaikan¸ untuk adik “ maba kami ucapkan selamat datang, selamat menerima apapun yang diajarkan oleh kakak”, selamt belajar selama proses belajar di FKUB.

Suatu saat kalian yang akan menjadi pengganti kita semua, lihatlah sebelah kanan dan kiri sayangi, hormati dan peduli terhadap sesama sampai nanti kalian selesai.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan Dr. dr. Yuyun Yueniwati P.W. M.Kes., Sp. Rad (K) berkesempatan memperkenalkan Jajaran Pimpinan dan Pejabat Struktural dilingkungan FKUB.

Jumlah Maba 2017 dari Program Studi Sarjana (S1) Kedokteran sejumlah 218 mahasiswa, dari Prodi S1 Ilmu Keprawatan sebanyak 154 Mahasiswa, dari Prodi S1 Keprawatan dari Seleksi Alih Program (SAP sebanyak  82 mahasiswa, Sementara dari Proghram S1 Ilmu Gizi sejumlah 115 Mahasiswa dan 24 diantaranya adalah mahasiswa SAP, Farm,asi 84 Mahasiswa dan Kebidanan 77 mahasiswa sehingga jumlah total 654 Mahasiswa.

Ditambahkan oleh Dekan FKUB Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes kami berharap saudara bisa menikmati proses pendidikan ini, belajar yang rajin dan apabila ada kesulitan segera menghubungi dan berkonsultasi kepada kami, tutur wanita yang akrab disapa dengan dr. Rini ini. (An4nk/Humas FKUB)