Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 28 Mei 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

foto_teleconference_jepangPembelajaran tentang penanganan medis pada korban bencana alam bisa dipelajari antar lintas Negara dalam satu lokasi. Seperti yang dilaksanakan oleh Para Dosen dan Praktisi di lingkup Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB).
Selama dua hari pada senin – selasa (7-8/5) mengikuti kuliah pakar  “ Disaster dan Emergency Nursing” dari Jepang  beserta beberapa Negara seperti : Sri Lanka, Nepal, Thailand, Indonesia, Hanoi, Hochimin City, Manila  melalui Video Conference yang dipusatkan dari Gedung World Bank,Tokyo Jepang.

Kegiatan yang  dibuka oleh Pembantu Dekan I FKUB ini diikuti 62 orang dari S1 dan S2 Program Studi keperawatan FKUB mengikuti kegiatan ini antara lain: Para Dosen S1, Dosen S2, Dokter, Praktisi Keperawatan dan Mahasiswa S2. Sedangkan pada hari kedua disupervisi langsung oleh Dekan FKUB.

Sekretaris Keperawatan Ns. M. Fathoni, S. Kep. M. NS menjelaskan tentang paparan presentasi dari salah satu pemateri  yaitu Hirotada Hirose bahwa “ada beberapa hal yang dapat dipelajari sebagai langkah penanggulangan medis terhadap korban bencana”.

Tahap-tahap itu antara lain kecemasan yang berlebihan, halusinasi mental, dan proses pemulihan psikologi. Masing-masing tahap ini perlu diperhatikan secara serius oleh perawat agar penanganan medis yang diberikan bisa maksimal.  “Penanganannya harus memperhatikan tahapan psikologis korban bencanam tidak bisa sembarangan”, terangnya.

Para peserta dari FKUB yang hadir terlihat antusias dengan memberikan apresiasi interaktif  berupa pertanyaan kepada para Pemateri dan Narasumber. Dalam kegiatan ini para peserta diberikan Quissioner dan sertifikat langsung dari World Bank Tokyo Jepang dan kedepannya akan ditindak lanjuti agar kegiatan seperti ini bisa dilanjutkan dalam kegiatan distance larning berikutnya.

Selain FKUB dari Indonesia juga ada Fakultas Kedoktean Universitas Airlangga (Unair) yang ikut serta dalam video conference tersebut.  Beberapa pemateri dari Jepang ini antara lain: 1. Tomoyuki Naito, 2. Ms. Kumiko Li, 3. Mr. Yasuhiro Ohtomo, 4. Ms. Yoko Kawatani, 5. Ms. Mieko Ishii. (pada hari kesatu), sedangkan pada hari kedua antara lain: 1).  Dr. Hirotada Hirose, 2). Dr. Nozomu Asukai, 3). Ms. Mieko Ishii, 4). Dr. H. D. B. Herath (Deputi Director Environment and Occupational Health, Ministry of Health, Sri Lanka). 5). Prof. Dr. Jintana Yunibhand (President of Thailand  Nursing), 6). Ns. Setho Hadisuyatmana (East Java Case Sharing, Surabaya)  7). Ns. Muhammad Fathoni, S. Kp. M.Ns (Sekretaris Program Studi Keperawatan FKUB). 8).  Le Thi My Hanh, MSc of Nursing Chorary Hospital (Hochimin City), dan 9). Ns. Alfrina Hany, S. Kep MN. (Ang)