Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 11 April 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Saat ini penyakit yang rentan menyerang masyarakat adalah Hypertensi dan Diabetes Melitus, keduanya disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat. Tidak jarang  penyakit ini menyerang laki-laki dan perempuan bahkan pada  usia muda. Hal ini perlu diwaspadai terutama bagi karyawan kantor dan para pekerja lainnya dengan tingkat stress tinggi, pola makan yang kurang sehat dan minimnya waktu untuk berolahraga.

Guna mencegah penyakit yang saat ini umum  berkembang di masyarakat tersebut. Maka tim pos jaga kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis yang dikhususkan bagi 300 karyawan FKUB pada Kamis (10/4) di GPP Lantai 1.

dr. Viera Wardhani M. Kes, selaku koordinator kegiatan menjelaskan, pemeriksaan serta peyuluhan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian para tenaga medis yang berkolaborasi dari beberapa profesi kesehatan untuk bersama-sama mencegah timbulnya kedua penyakit tersebut, memberdayakan masyarakat untuk lebih dapat mengontrol pola hidupnya dan mengurangi indikasi serangan penyakit terutama bagi karyawan aktif dilingkungan FKUB.

Menurutnya dengan adanya pemeriksaan medis ini para karyawan FKUB akan mendapatkan penanganan dini apabila ditemukan indikasi untuk kedua penyakit umum diatas. Kami bersama tim melakukan screening awal yang meliputi : gula darah, tensi, Cek Kolesterol, Asam urat, Konsultasi Dokter dan Konsultasi Farmasi yang bertujuan untuk mengurangi angka kesakitan bagi penderitanya sejak dini, katanya.

Seperti kita ketahui bahwa kedua penyakit tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dan sel tubuh maka apabila para masyarakat yang rentan terkena resiko penyakit ini tidak akan mengalami kecacatan permanen seperti stroke, dan kerusakan syaraf motorik pada penderita Hypertensi dan luka yang sulit disembuhkan pada penderita Diabetes Melitus, tutur Ketua Jurnal Kedokteran FKUB ini.

Selain karyawan dilingkungan FKUB, sebalumnya kami juga telah melakukan pemeriksaan serupa dan pelatihan bagi kader – kader kesehatan masyarakat disekitar kampus Universitas Brawijaya. Hal tersebut diapresisasi dengan baik oleh warga RW 02 Tlogomas, RW 04 Landungsari dan warga Ketawang Gede.

Menurut dr. Viera, saat menjalankan program ini warga yang sangat antusias mengikuti dan berperan aktif adalah warga Ketawang Gede, dikarenakan menurut survey dari tim ini para warga adalah masyarakat yang paling dekat dengan kampus UB, akan tetapi selama ini mereka merasa kurang diperhatikan dalam hal pengabdian kepada masyarakat, ternyata sentuhan kampus dalam memberikan program – program peningkatan kualitas masyarakat terutama warga sekitar kampus sangatlah penting dan akan dengan mudah diterima oleh masyarakat kita.  Karena selama ini fokus kita adalah melakukakn bakti sosial bagi masyarakat pedesaan yang terpencil maka masyarakat perkotaan pun tanpa sepengathuan kita juga membutuhkan hal yang serupa.

Untuk itu tim kami kemarin kita melaksanakan untuk memberikan pelatihan kader kesehatan masyarakat, awalnya kami mau melaksanakannya di lokasi sekitar warga, akan tetapi karena rasa ingin tahu dan motivasi yang tinggi maka mereka memilih untuk datang dan bersosialisasi langsung di area kampus FKUB, jelas Viera.

Selanjutnya kami akan terus mengawasi dan mengintervensi para masyarakat yang memang terindikasi penyakit tersebut, untuk selanjutnya akan kami lakukan penyuluhan rutin sebulan sekali dan bergilir berupa penanganan medis lanjutan. Tentunya kami disini akan bekerjasama  dan berkolaborasi dengan seluruh profesi kesehatan yang  ada di FKUB seperti Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Ilmu Gizi, Kedokteran Gigi, Kebidanan dan Farmasi untuk sama- sama memberdayakan masyarakat untuk aktif dalam mencegah penyakit dan merubah gaya pola hidup sehat, harapnya  (An4nk)