Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 10 Agustus 2015 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Jum’at (7/8) Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes,  berkesempatan memimpin pengambilan sumpah dalam acara pelantikan bagi sebanyak 31 dokter spesialis baru yang bertempat di Graha Medika FKUB.

Para dokter spesialis baru ini merupakan peserta pendidikan Program Dokter Spesialis I (PS- PDS I) FKUB. Tiga puluh satu dokter spesialis baru ini berasal dari beberapa departemen antara lain : Ilmu Kesehatan Mata sebanyak 1 orang, Patologi Klinik sebanyak 8 orang, Ilmu Kedokteran Emergensi Medicine sebanyak 4 orang, Ilmu Bedah sebanyak 5 orang, THT – KL sebanyak 1 orang, Ilmu Anestesi sebanyak 2 orang, Ilmu Kedokteran jantung dan Pembuluh sebanyak 9 orang.

Dalam sambutannya Dekan FK UB Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes menghimbau para dokter spesialis baru untuk berperan memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis yang masih kurang merata antara perkotaan dan pelosok desa. Beliau juga berharap kepada dokter spesialis baru untuk berperan maksimal sebagai tenaga profesional guna meningkatkan kualitas pelayanan dokter spesialis di rumah sakit.

“Kami berpesan kepada saudara para dokter spesialis baru untuk mencermati dan memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku agar selamat dalam menjalankan tugas profesi dokter spesialis. Kami juga berharap kemampuan akademik yang saudara punyai terus dikembangkan sepanjang hayat sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan,” lanjut Sri Andarini.

Selain itu direktur RSUD Dr. Saiful Anwar dr. Budi Rahayu, MPH juga mengatakan kepada dokter spesialis bahwa ke depan bangsa ini tidak dapat mencegah masuknya jasa-jasa pelayanan kesehatan asing termasuk tenaga dokter dan dokter gigi asing.

“Anda yang baru dilantik harus tetap memahami dan menaati etika profesi dan menjaga standar profesi yang terdiri dari Sumpah dokter, Kode etik kedokteran dan Kode etik Rumah Sakit. Sikap profesionalisme adalah sikap yang bertanggung jawab, dalam arti sikap dan perilaku yang akuntabel kepada masyarakat, baik masyarakat profesi maupun klien. Itulah yang harus Anda pegang teguh dalam menghadapi tantangan ke depan apalagi saat AFTA diberlakukan dalam waktu dekat ini,” imbuh Budi Rahayu.

Berikut nama – nama ke- 31 dokter spesialis yang dilantik pada hari ini : dr. Mirza Metita, SpM, dr. Jullyanny Waty Wijaya, SpPK, dr. Resti Anggun Pertiwi, SpPK, dr. Melda Fio Flora Br Sijabat, SpPK dr. Eky Indyanty W. L, MMRS, SpPK, dr. Sherl;y Intanwati, MBiomed, SpPK, dr. Tora Jasa Achamar, SpPK, dr. Karomah Sriwedari, SpPK, dr. Syahrul Chilmu, SpPK, dr. Netty Nurnaningtyas, SpEM, dr. Lita Bestari, SpEM, dr. Taufiq Abdullah, SpEM, dr. Sri Wulandari, SpEM, dr. Dwanda Yuniro, SpB, dr. Herry Wibowo, MKes, SpB, dr. Fitrah Karman Arliyansyah, SpB, dr. Romy Hari Pujianto, SpB, dr. Andi Abdillah, SpB, dr. Ajeng Putika Sari, SpTHT-KL, dr. Angela Merici Bunga Boro, SpPD, dr. Suparno Adi Santika, SpAn, dr. Khadafi Indrawan, SpAn, dr. Miryanti Chayaningtias, SpJP, dr. Valerinna Yogibuana Swastika Putri, SpJP, dr. Arinta Setyasari, SpJP, dr. Bagus Hery Kuncahyo, SpJP, dr. Lowry Yunita, SpJP, dr. Rina Yuda Novira, SpJP, dr. Supono, SpJP, dr. Yanna Indrayana, SpJP. (An4nk/ Humas FKUB)