Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 11 Agustus 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

Sekitar 700 orang mahasiswa semester II dari seluruh jurusan di Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya, Kamis (5/7) bersama-sama berangkat menuju Desa Slamperejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Keberangkatan para calon dokter ini sebagai pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Penmas) selama empat hari hingga hari Minggu (8/7).

Kegiatan ini dilepas oleh Dekan FK UB, Dr. dr. Karyono Mintaroem, SpPA. Kepada peserta Penmas, Dekan berharap dapat memberikan pengabdian dengan baik kepada masyarakat. Selain sebagai bentuk pengabdian FK UB terhadap masyarakat, kegiatan ini juga ditujukan sebagai sarana pelatihan dalam menghadapi masyarakat sebagai pasien.

Agenda kegiatan yang direncanakan selama Penmas antara lain Bina Keluarga, Dokter Kecil (Dokcil), Bersih Desa, Bakti Sosial, Pasar Murah dan Tabligh Akba, Dokter Cilik (Dokcil), dan Petan (Pemeriksaan Kesehatan). Sedangkan untuk acara puncak, pada Sabtu (7/7) akan diadakan Petis (Pemeriksaan Gratis), Sindengtitis (Pemeriksaan dan Konsultasi Gigi Gratis) serta PIA (Pemeriksaan ibu dan anak).

Salah satu masalah yang menjadi perhatian para mahasiswa dan Dinas Kesehatan setempat adalah masih tingginya angka pernikahan dini di wilayah Jabung. “Untuk itu, kami diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat Desa Slamperejo, khususnya untuk kaum muda. Kondisi kesehatan masyarakat Desa Slamperejo juga memprihatinkan. Masih banyak warga masyarakat yang tempat tinggalnya menyatu dengan kandang sapi. Selain itu, satu-satunya jembatan penghubung untuk akses kesehatan masyarakat menuju Puskesmas Pembantu sudah ambruk”, ujar Wahyu Wisnu Wardhana, salah satu peserta Penmas.

“Permasalahan ini kami fokuskan pada kaum muda. Untuk itu, pada saat Tabligh Akbar, kami berharap semoga Ustadznya nanti bisa memasukkan tentang ini. Pada penyuluhan kesejatan juga kami bahas mengenai kesehatan reproduksi pada remaja”, ujar Wahyu. [Vicky/ang]