Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 29 Pebruari 2016 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

pelantikan dokter spesialis februari 2016Jum’at (26/2) Dekan Fakultas Kedokteran – Universitas Brawijaya (FK UB) kembali berkesempatan memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah  bagi 19 Dokter Spesialis Baru.

Dalam sambutannya Dekan FKUB Dr. dr. Sri Andarini, MKes menyampaikan, kali ini 19 Dokter spesialis yang dilantik diantaranya: Program Studi PDS I  Patologi Klinik sejumlah 2 orang, Prodi PDS Ilmu Kesehatan THT – KL sejumlah 2 orang, Prodi PDS  Ilmu Penyakit Dalam sejumlah 1 orang, Prodi PDS Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin sejumlah 2 orang, Prodi PDS Anastesiologi dan Terapi Intensif sejumlah 2 orang, Prodi PDS Neurologi sejumlah 2 orang, Prodi PDS  Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi sejumlah 5 orang dan dan Prodi PDS Jantung dan Pembuluh Darah sejumlah 3 orang. Dengan demikian, seluruh alumni PS PDS I FKUB sampai saat ini berjumlah 734 orang, tegasnya.

Selanjutnya beliau menghimbau kepada seluruh dokter spesialis baru bahwa, Pemenuhan kebutuhan jumlah tenaga dokter spesialis dan pemerataan diseluruh Indonesia merupakan program Pemerintah dan kabupaten mutlah dari bangsa dan negara yang kita cintai. Ia berpesan, sebagai dokter spesialis alumni FKUb diharapkan saudara dapat berperan memenuhi kebutuhan itu secara maksimal sebagai tenaga professional dalam meningkatkan kualitas pelayanan dokter spesialis di rumah sakit dan di masyarakat.

Selain itu Mantan Pembantu Dekan I FKUB ini juga berharap, saudara untuk mencermati dan memahami peraturan perundang –undangan yang berlaku agar supaya selamat dalam menjalankan tugas profesi dokter spesialis, dengan mengembangkan ilmu pengetahuan serta berkomunikasi intensif dengan almamater dalam upaya mengikuti perkembangan ilmu dan keterampilan, terangnya.

Mewakili direktur RS. Dr. Saiful Anwar Malang, Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan, dr.Ahmad Zainal, MMPM mengatakan bahwa Jaminan Kesehatan Nasional merupakan target pencapaian Universal Health Coverage. “Dibutuhkan kesiapan dokter, baik di sektor pemerintahan maupun swasta untuk melayani masyarakat secara profesional tanpa membedakan status,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa tantangan profesi ini adalah mengharuskan dokter dan rumah sakit untuk memberi pelayanan efisien namun berkualitas. “Menjadi tugas besar dokter dan tenaga kesehatan lain dan sektor terkait untuk saling bahu-membahu dalam memperbaiki sistem pelayanan kesehatan yang usang dan meregenerasikannya menjadi sistem pelayanan kesehatan yang terpadu dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam pelantikan kali ini, FK UB meresmikan gelar 19 dokter spesialis dari delapan program studi antara lain prodi Patologi Klinik yaitu dr. Leliawaty, SpPK dan dr. Erlin Nursiloningrum, SpPK; dari prodi Kulit dan Kelamin atas nama dr. Krisna Ariaputra, SpKK, dr. Anggun Putri Yuniaswan, SpKK; prodi spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala dan Leher atas nama dr. Farah Ayu Niswana, SpTHT-KL dan dr. Anis Eko Kristiawan, SpTHT-KL; dari prodi Penyakit Dalam atas nama dr. Aditya Chandra Putram SpPD; prodi Anastesi atas nama dr. Scarpai Puspitasari, SpAn dan dr. Khairnunnisa T, SpAn; dari prodi Neurologi atas nama dr. Ashalia Chandara Dewi, SpS. Dr Fahia Annis Pramesti, SpS; prodi Pulmonologi dan Ilmu Respirasi atas nama dr Dewi Kartikaningsih, SpP, dr. Yenny Transiska, SpP, dr. Lindayanti Sumali, SpP dan dr. Aisyah Radiyah, SpP; serta prodi Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah atas nama dr. Widyo Mahargo, SpJP, dr. Joko Hermawan, SpJP, dr. Indra Prasetya, SpJP dan dr. Widiati Rahayu, SpJP. (AN4nk/ Humas FKUB)