Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 1 April 2013 , oleh angga , pada kategori Berita

“Saya ini tidak terlalu banyak tahu tentang rumah sakit negeri dan swasta di Jatim, makanya saya ingin banyak mendengar”, ungkap Dahlan Iskan (Menteri BUMN) yang diundang sebagai Pemateri dalam Simposium dan Talkshow “Debirokratisasi Rumah Sakit Menuju Pelayanan Kesehatan Prima Bagi Rakyat” yang dilaksanakan oleh  Program Studi Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS), Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) di Graha Medika FKUB, pada Minggu, (2/12).

Dihadapan 150 peserta Simposium dan masyarakat lainnya Dahlan Iskan menampung semua aspirasi dari seluruh lapisan element masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, para pengelola Rumah Sakit Swasta khawatir dengan akan diterpakannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) yang akan diberlakukan pada tahun 2014 mendatang. “Dikarenakan BPJS akan mengancam operasional dan keberadaan RS yang modalnya pas-pasan”, ungkap salah seorang peserta.

Hal ini terjadi akibat biaya klaim yang dialokasikan pemerintah dibawah hitungan biaya operasional. Terkait dengan pelayanannya PT. Askes sebagai pelaksana utamanya dinilai dengan point “3” oleh salah seorang peserta symposium, Hal ini membuat Mantan Dirut PLN ini sangat terkejut. Dengan sedikit kurang percaya dengan penilaian kulaitas oleh masyarakat Dahlan memebrikan solusi bagi para pelaksana rumah sakit ini untuk membicarakan dan berembuk dengan Kemenkes RI dan PT. Askes yang nantinya akan melaksanakan BPJS.

Pada kesempatan tersebut dihadirkan pula 2 narasumber yaitu Dr. dr. Hudi Winarso, M. Kes., Sp. And (Direktur RS Baptis – Kediri) yang membicarakan materi tentang “Inovasi Pemasaran Rumah Sakit Untuk memperluas jangkauan Layanan” dan Prof.dr.Laksono Trisnantoro,MSc,Ph.D (Guru Besar Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat – Universitas Gadjah Mada- Yogyakarta). (Ang)