Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 3 Januari 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pada Bagian Tata Usaha yang memerlukan adanya penyempurnaan Organisasi dan Tata Kelola (OTK) serta untuk pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) maka FKUB memerlukan adanya alih tugas terhadap beberapa staf tenaga kependidikan. Dengan adanya tujuan dan upaya tersebut maka Fakultas  Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), melaksanakan alih tugas bagi sebanyak 12 Staf Kependidikan Pegawai Negeri Sipil dan 18 Staf Kependidikan Non PNS pada Jum’at (3/1) di Ruang Auditorium FKUB.

Dalam kegiatan pembacaan Surat Keputusan Dekan tentang Pengalihan Tugas  dan Rotasi Staf Kependidikan tersebut, 12 Staf PNS dan 18 Staf Non PNS  ini dialih tugaskan Berdasarkan pada SK Dekan FKUB Nomor : 281/SK/UN.10/KP/2013 dimana didalamnya berisikan tentang  landasan, dasar dan tujuan pengalihan tugas, undang – undang dan keputusan serta peraturan yang berlaku, program kerja, hasil rapat dan pertimbangan – pertimbangannya sehingga ditetapkan keputusan tersebut dan akan di berlakukan  per tanggal 6 Januari 2014.

Pembantu Dekan II FKUB, Prof. Dr. dr. M. Rasjad Indra, MS dalam sambutannya menyampaikan, Pengalihan tugas ini merupakan sebuah keharusan atau konsekuensi didalam tata kelola sebuag organisasi di Universitas Brawijaya. Hal ini bertujuan untuk menambah credit point bagi para pegawai dalam meningkatkan nilai kum (angka kredit) kerjanya.
Proses penggantian ini telah dipertimbangkan matang dalam forum pimpinan fakultas tidak unsure suka atau tidak suka (like or dislike) dalam pelaksanaannya. Akan tetapi kami paham dan menyadari bahwa dalam proses awal ini akan berdampak luar biasa dalam adaptasi saudara/I untuk menyesuaikan dengan tugas yang baru. Sehingga para staf yang di rotasi ini perlu mempelajari banyak hal di tempat kerja yang baru.

Selain itu upaya ini sebagai langkah penyegaran dan wadah baru bagi para tenaga adminstrasi (Staf Kependidikan) yang diharapkan memberikan  dampak  positif dan efektivitas kinerja serta meningkatkan kualitas kariernya dengan adanya suasana baru yang tidak membosankan, ungkap guru besar FKUB ini. (An4nk)