Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 7 November 2014 , oleh Editor FKUB , pada kategori Berita

Sebanyak 15 dokter spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) diambil sumpahnya dihadapan dekan, dosen, ketua RSSA, dan keluarga. Pengambilan sumpah dilakukan di Gedung FK UB lantai 6, Jumat (7/11).

Ketua Ikatan Alumni FK UB, dr. Sutrisno, Sp. OG (K) mengatakan bahwa profesi dokter merupakan tantangan.
“Jangan membisniskan profesi dokter karena itu tidak baik. Tantangan yang ke dua bersikaplah yang bijak sebagai seorang dokter spesialis,”katanya.

dr. Sutrisno juga menambahkan bahwa sebagai seorang dokter spesialis sumpah dokter harus selalu dibaca sekedar untuk penyegaran setelah sepanjang hari bekerja.

“Meskipun saat ini anda sebagai seorang dokter spesialis jangan membuat anda sombong dan harus selalu di update ilmu dan aktif di Ikatan Dokter Indonesia atau IDI dan juga organisasi-organisasi lain,”katanya.

Dekan FK UB, DR. dr. Karyono Mintaroem, SpPA mengatakan dokter spesialis baru yang dilepas sebanyak 15 orang, yang terdiri dari Program Studi PDS I Obstetri Ginekologi lima orang, Ilmu Penyakit Dalam sejumlah empat orang, Ilmu Bedah sejumlah lima orang, patologi klinik sejumlah satu orang.

Sehingga, dengan dilepasnya 15 orang dokter spesialis, seluruh alumni PS PDS I FK UB sampai saat ini berjumlah 564 orang.

“Jumlah dokter spesialis di Indonesia tidak hanya kurang tapi penyebarannya juga belum merata. Sebagai dokter spesialis jagalah nama baik almamater, pasien, dan membantu pemerintah. Perhatikanlah masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,”katanya.[Oky/an4nk]