Fakultas Kedokteran

Universitas Brawijaya
Ditulis pada 9 Oktober 2012 , oleh angga , pada kategori Berita

Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya kembali melantik para Dokter baru. Sebanyak 119 orang dokter baru ini diambil sumpahnya pada Rabu (26/9) bertempat di Gedung Samanta Krida, Universitas Brawijaya. Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan yang didampingi oleh oleh  jajaran Para Pembantu Dekan FK UB, Direktur RSUD dr. Saiful Anwar, direktur rumah sakit jejaring para staf dosen dan karyawan serta keluarga para dokter baru.

Para dokter baru ini merupakan mahasiswa yang telah mengikuti yudisium pada 06 Oktober 2011, 22 Desember 2011, 15 Maret 2012 serta yudisium tanggal 5 Juli 2012. Ketua Jurusan  Kedokteran, FKUB, Prof.Dr.dr.Teguh W. Sardjono, DTM&H,MSc,SpPark melaporkan sebanyak empat puluh sembilan orang diantara peserta pengambilan sumpah telah lulus dengan predikat cum laude yang diwakili oleh tiga lulusan terbaik. Ketiga lulusan tersebut yaitu dr. Bethasiwi Purbasari dengan Indeks Prestasi Kumulatif  3.88, dr.Karina Pharamita Dewi dengan Indeks Prestasi Kumulatif  3.77 dan dr.Zahrah Febianti dengan Indeks Prestasi Kumulatif  3.77.

Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Brawijaya, Prof.Dr.Ir.Yogi Sugito (mewakili sambutan dari perwakilan orang tua dokter baru) juga memberikan sambutan, Ia beserta istri mendampingi putra bungsunya, dr.Zendy Sagita.

Dalam sambutannya,Rektor  mengucapkan terimakasih kepada pimpinan, segenap dosen dan karyawan FK UB dan RSUD dr.Saiful Anwar atas bimbingan yang diberikan kepada para dokter baru.  “Ia juga berharap FK UB dan RSSA dapat meningkatkan proses belajar mengajar melalui peningkatan jumlah dan mutu sarana prasarana, dosen serta kurikulum yang relevan”, harapnya.

Sementara itu Dekan FK UB, Dr.dr.Karyono Mintaroem,SpPA mengatakan “bahwa pengucapan sumpah dokter merupakan kewajiban bagi setiap dokter sebelum melaksanakan tugas profesinya. Ia juga mengingatkan para dokter muda untuk terus berpegang teguh pada sumpah dokter yang telah diambil dan dilaksanakan semestinya”.terangnya.

Tidak hanya itu,Dekan FKUB  juga menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan beberapa Pemerintah Daerah (Pemda) akan mempercepat pemerataan pelayanan spesialistik didaerah di seluruh Indonesia. Untuk itu,ia berharap agar kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya. (Ang)